Home Artikel Kesehatan Penyakit Kanker Waspada Penyakit Kanker Paru-paru

Waspada Penyakit Kanker Paru-paru

Paru-paru adalah salah satu organ yang berperan dalam proses respirasi manusia. Secara umum, paru-paru memiliki dua fungsi utama. Yang pertama adalah paru-paru berfungsi untuk menyebarkan oksigen ke dalam darah saat menghirup napas dan yang kedua adalah berfungsi untuk membuang karbondioksida saat menghela napas.

1302
0
SHARE
Kanker paru-paru, penyebab kanker paru-paru, pencegahan kanker paru-paru, waspada kanker paru-paru
Image by healthguru.com

Paru-paru adalah salah satu organ yang berperan dalam proses respirasi manusia. Secara umum, paru-paru memiliki dua fungsi utama. Yang pertama adalah paru-paru berfungsi untuk menyebarkan oksigen ke dalam darah saat menghirup napas dan yang kedua adalah berfungsi untuk membuang karbondioksida saat menghela napas.

Penyakit yang sering dialami oleh salah satu organ pernapasan kita ini adalah kanker. Kanker paru-paru memang penyakit umum yang sering dialami oleh masyarakat pada umumnya. Sebenarnya ada beberapa jenis kanker paru-paru. Seperti contohnya kanker paru-paru sekunder yaitu kanker paru-paru yang disebabkan oleh penyebaran kanker lain. Namun, dalam artikel ini akan khusus membahas kanker paru-paru primer. Dimana, kanker paru-paru primer ini adalah kanker yang berasal dari paru-paru itu sendiri.

Jika melakukan tindakan yang tepat, penyakit ini akan bisa dicegah. Pencegahan akan sangat mudah dilakukan apabila seseorang tidak merokok. 80 persen penyebab kanker paru-paru ini adalah sebagian besar dari kebiasaan merokok seseorang. Memang kebiasaan ini sangat sulit untuk dilakukan. Namun, demi kesehatan kita hendaknya mengurangi merokok.

Memang pada tahap awal kanker ini menyerang paru-paru tidak menunjukkan gejala yang jelas. Seiring dengan perkembangan sel kanker yang menggerogoti paru-paru akan muncul sedikit demi sedikit gejala-gejala seperti batuk yang tak kunjung sembuh bahkan sampai mengeluarkan darah. Penderita kanker paru-paru juga akan sering merasa kekurangan napas sehingga terjadi kelelahan yang berlebihan. Tidak hanya itu, penderita kanker paru-paru juga mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

Baca juga:Jaga Kesehatan Paru-Paru Dengan Makanan Ini

Karena gejala pada tahap awal kanker paru-paru tidak timbul, ada baiknya kita mengetahui apa saja gejala-gejala yang muncul setelah itu. Agar lebih jelasnya, berikut ini adalah gejala-gejala yang timbul setelah kanker paru-paru sudah masuk ke dalam tahap tertentu.

  • Batuk yang berkelanjutan hingga mengalami batuk darah.
  • Mengalami sesak napas.
  • Rasa nyeri pada dada.
  • Mengalami kelelahan.
  • Pembengkakan pada muka.
  • Sakit kepala.
  • Sakit pada tulang.
  • Berat badan menurun.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Suara serak.
  • Kesulitan menelan.
  • Perubahan pada bentuk jari, ujung jari menjadi cembung.

Kanker paru-paru memang bisa menyerang siapa saja. Namun, resiko terserang kanker paru-paru akan lebih tinggi jika kita adalah perokok. Tidak peduli perokok pasif atau aktif, asap rokok yang memiliki berbagai kandungan racun dapat merusak paru-paru bahkan dapat menyebabkan kanker. Berikut ini adalah beberapa penyebab fatal yang bisa meningkatkan resiko kanker paru-paru.

Perokok Pasif dan Aktif

Kanker paru-paru lebih beresiko bagi perokok baik secara aktif maupun pasif. Sekitar 80-90 persen kasus kanker paru-paru disebabkan oleh kebiasaan merokok. Para perokok aktif adalah sebuah kelompok yang paling beresiko terkena penyakit ini. Asap rokok yang dihisap oleh seorang perokok mengandung lebih dari 50 zat racun yang dapat memicu kanker. Karena asap rokok masuk melaui saluran pernafasan kita, paru-parulah yang paling beresiko terkena serangan kanker. Beberapa kandungan berbahaya pada rokok adalah nikotin yang biasa digunakan dalam bahan pembuatan insektidida dan tar yang digunakan dalam proses pembuatan aspal jalan. Mengerikan bukan?

Kerusakan yang terjadi akibat rokok memang bisa diatasi oleh tubuh jika tergolong masih ringan. Seperti yang kita ketahui, seorang perokok akan sulit untuk berhenti jika sudah terlanjur kecanduan oleh tembakau bakar ini. Seiring dengan hal tersebut, kerusakan yang dialami oleh paru-paru pun semakin parah dan akhirnya menyebabkan kanker.

Tidak hanya tembakau, ganja juga memiliki kandungan zat yang dapat memicu kanker. Beberapa orang sering mencampurkan tembakau dan ganja. Biasanya kandungan tembakau pada campuran ini memang lebih sedikit. Yang penting untuk diketahui, menghisap ganja lebih beresiko memicu kanker dibandingkan dengan menghisap rokok biasa. Para perokok ganja biasanya menghisap ganja ini lebih dalam dan lebih lama yang tentunya intensitas asap yang masuk ke dalam tubuh lebih banyak.

Sebanyak lebih dari 60 juta penduduk Indonesia adalah perokok aktif. Bisa kita bayangkan berapa banyak orang yang beresiko terkena kanker paru-paru. Jumlah ini terus bertambah dari tahun ke tahun. Sebuah sumber mengatakan, Indonesia berada dalam urutan ketiga dalam Negara yang memiliki perokok aktif tertinggi setelah China dan India.

Perokok pasif juga bisa beresiko terkena kanker paru-paru. Mengapa demikian? Meski tidak merokok secara langsung, asap yang dikeluarkan oleh seorang perokok akan masuk ke dalam tubuh tanpa kita sadari. Banyak kasus kanker paru-paru yang diderita oleh orang yang bukan perokok. Untuk sebab itu ada baiknya kita tetap hidup sehat dengan tidak merokok.

Polusi Udara

Pencemaran atau polusi udara adalah kehadiran beberapa substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan mahkluk hidup lainnya. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan polusi udara bisa terjadi secara alami atau bahkan bisa dipicu oleh kegiatan manusia.

Asia tenggara adalah sebuah wilayah yang berada di posisi kedua sebagai penyumbang polusi udara di dunia. Data ini didapatkan dari WHO berdasarkan beberapa penelitian. Resiko kanker paru-paru akan meningkat jika kita berada dalam radius polusi seperti contohnya berada di dekan pabrik yang sering mengeluarkan asap. Beberapa temuan juga mengatakan, asap kendaraan juga dapat memicu serangan kanker paru-paru. Satu dari 100 kematian akibat dari kanker paru-paru disebabkan oleh polusi udara karena menghirup asap pabrik atau kendaraan.

Pajanan di Tempat Kerja

Beberapa jenis pekerjaan bisa memicu terjadinya kanker paru-paru. Pegawai yang terkena beberapa pengaruh bahan kimia yang bersifat karsinogenik seperti asbes, nikel, batu bara, silica, dan arsenik akan memicu kanker paru-paru.

Pajanan Radiasi

Radon adalah gas radioaktif yang muncul secara alami. Gas ini adalah bagian dari udara yang kita hirup. Gas radon bisa berpindah tempat melalui tanah. Gas ini akan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah pondasi, pipa, saluran air atau lubang terbuka lainnya.

Gas ini bisa diuji secara sederhana, karena gas radon bersifat tidak kasat mata dan tidak berbau. Jika dihirup, gas radon dapat merusak paru-paru.

Untuk menghidari serangan kanker paru-paru, kita dapat melakukan pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan-makanan yang baik untuk tubuh. Kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang dapat dicegah. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa cara untuk mencegah kanker paru-paru, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

  1. Hindari merokok secara aktif maupun pasif

Ini adalah salah satu cara utama untuk mencegah kanker paru-paru. Merokok secara aktif atau pasif sangat beresiko untuk meningkatkan kanker paru-paru. Jika kita adalah seseorang yang perokok aktif, ada baiknya untuk berhenti. Hal ini akan tetap bermanfaat untuk menjaga kesehatan kita dan tentunya dapat mengurangi resiko kanker paru-paru.

  1. Pilihan menu makanan yang sehat

Makanan yang kita konsumsi sangat berpengaruh untuk kesehatan kita. Sebagai insane sehat, ada baiknya untuk membiasakan mengkonsumsi makanan rendah lemak. Selain itu, makanan yang mengandung serat akan menjadi makanan yang baik untuk dikonsumsi. Hindari juga mengkonsumsi terlalu banyak vitamin yang berasal dari obat atau pil. Biasanya obat atau pil ini akan menimbulkan beberapa efek samping yang merugikan bagi tubuh.

  1. Berolahraga secara teratur

Olahraga sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Dengan berolahraga secara teratur, tubuh kita akan sehat sehingga kebal dari serangan penyakit berbahaya. Untuk yang tidak pernah olahraga, mulailah untuk membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur.

Pengobatan untuk kanker paru-paru akan tergantung oleh jenis, ukuran, posisi, serta stadium kanker yang diderita oleh seseorang. Tidak hanya itu, kesehatan penderitanya juga sangat mempengaruhi proses pengobatan kanker paru-paru.

Operasi kanker ini bisa dilakukan hanya jika kanker berada pada satu sisi paru-paru dan belum menyebar. Operasi pengangkatan kanker ini biasanya akan dilanjutkan dengan kemoterapi.

Berikut ini adalah beberapa jenis pengobatan kanker paru-paru.

Operasi Pengangkatan Kanker pada Paru-paru

Operasi ini dilakukan untuk mengangkat kanker paru-paru serta sebagian jaringan sehat disekitarnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah perkembangan sel kanker lainnya yang mungkin terjadi. Selain itu ada istilah Wedge resection, yaitu operasi yang dilakukan dengan cara mengangkat sebagian kecil jaringan paru-paru karena tumor yang ada berukuran kecil.

Selanjutnya, Lobektomi, operasi ini adalah proses pengangkatan seluruh bagian lobus dalam satu paru-paru. Lobus adalah bagian dari paru-paru yang memiliki batas jelas. Paru-paru kanan terdiri dari tiga lobus, sedangkan paru-paru kiri dari dua lobus. Yang terakhir adalah Pneumonektomi , yaitu, prosedur operasi pengangkatan satu sisi paru-paru secara keseluruhan. Pelaksanaan prosedur ini hanya jika terpaksa, misalnya karena sel-sel kanker berada di tengah satu sisi paru-paru atau sudah menyebar ke seluruh bagian paru-paru.

Radioterapi

Terapi ini menggunakan energi radiasi untuk membunuh sel-sel kanker dalam tubuh kita. Pada kondisi pascaoperasi, terapi ini bisa digunakan untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa. Jika operasi sudah tidak mungkin, radioterapi dilakukan untuk meredakan rasa sakit dan memperlambat penyebaran kanker.

Kemoterapi

Kemoterapi adalah terapi yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi adalah salah satu cara pengobatan medis kanker paru-paru. Seperti namanya ‘kemo’, pengobatan ini menggunakan beberapa jenis obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang sudah menyebar ke organ tubuh. Obat kemoterapi ini bisa dimasukkan melalui infus, suntikan,  pil atau cairan. Prosedur penanganan memakai obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker, memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker, serta menghambat penyebarannya.

Terapi biologis

Selain dua terapi diatas, terapi biolois adlah salah satu alternatif dari kemoterapi. Terapi ini menggunakan obat-obatan seperti erlotinib dan gefitinib yang berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Terapi ini biasa direkomendasikan bagi mereka yang mengidap kanker paru-paru non-sel kecil yang telah menyebar sehingga sulit untuk diobati dengan radioterapi atau operasi.

Itulah beberapa informasi mengenai kanker paru-paru. Semoga bermanfaat.

Konsultasikan kesehatan anda di Health Care Personal Consultation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.