Home Buleleng Round Up Tersangka Resmi Ditahan, Terungkap Ada Aliran Dana ke Tiga Instansi

Tersangka Resmi Ditahan, Terungkap Ada Aliran Dana ke Tiga Instansi

124
0
SHARE

Kaliuntu, Kejaksaan Negeri, Kejari Buleleng melakukan penahan terhadap tujuh orang tersangka kasus penyelewengan dana PEN Pariwisata, bahkan dari keterangan tersangka ada aliran dana ke tiga instansi lain.

Tujuh orang dari delapan orang tersangka kasus penyelewengan dana PEN Pariwisata resmi dilakukan penahanan oleh Kejaksaan Negeri, Kejari Buleleng, Rabu 17 Februari 2021. Satu orang tersangka I Nyoman Gede Gunawan belum dilakukan penahanan mengingat yang bersangkutan masih dalam kondisi sakit.

Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, I Putu Gede Astawa saat memberikan keterangan persnya mengungkapkan, pihak kejaksaan melakukan penahan terhadap ke tujuh orang tersangka atas dasar pertimbangan antisipasi kemungkinan para tersangka menghilangkan barang bukti. “17 Pebruari para tersangka kami tahan, adapun tim penyidik melakukan penahanan karena ada kekhawatiran tersangka menghilangkan bukti, tersangka ada 8 orang,”ungkapnya.

Lanjut Astawa, dari perbuatan para tersangka negara mengalami kerugian sebesar 656 juta dan kerugian tersebut masih bertambah karena ada beberapa rekanan belum mengembalikan uang ke tim penyidik. “Para tersangka disangka melanggar pasal 2, pasal 3, dan pasal 12 (E) UU NO 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak korupsi yang telah dirubah oleh UU no 21 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Akibat dari tersangka ini negara mengalami kerugian sebanyak 656 juta dan ini masih kita perdalam kemungkinan kerugian ini bisa bertambah,”ujarnya.

Sementara itu Kasi Pidana Khusus, Pidsus Kejari Buleleng I¬†Wayan Genip,SH. mengungkapkan, tim penyidik masih terus melakukan pendalaman mengingat pengakuan dari para tersangka ada aliran dana ke tiga instansi dilingkup pemkab Buleleng. “Berdasarkan keterangan saksi dan tersangka yang kita periksa bahwa aliran dana hanya staf di pariwisata dan tiga instansi diluar pariwisata dan belum terungkap fakta mengenai ke personal. Dari keterangan saksi ada ucapan terimakasih yang diberikan kepada pihak yang memang terlibat dalam penyaluran dana hibah,”tuturnya.

Untuk sementara penahanan para tersangka dititipkan di rutan Mapolres Buleleng sebanyak 4 orang diantaranya Made Sudama Diana yang menjabat sebagai Kadispar, Nyoman Sempiden, Kadek Widastra, Putu Sudarsana dan di Mapolsek Sawan banyak 3 orang diantaranya Nyoman Ayu Wiratini, Putu Budiani dan I Gusti Ayu Agung Maheri.(eta/dpa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.