Home Buleleng Round Up Selesai Kuliah Ditengah Covid, 153 Mahasiswa STAHN Di Wisuda Online

Selesai Kuliah Ditengah Covid, 153 Mahasiswa STAHN Di Wisuda Online

97
0
SHARE

Banyuning, Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu  (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja mengikuti wisuda secara virtual ditengah pandemi covid-19.

Meskipun tatanan baru telah diterapkan, namun masyarakat masih tetap mengedepankan protokol kesehatan covid, seperti memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak. Hal tersebut diterapkan STAH Negeri Mpu Kuturan dalam menggelar Wisuda yang ke-II tahun 2020. Dari 153 mahasiswa jenjang S1 dan S2 yang di wisuda, hanya enam orang yang hadir untuk mewakili enam prodi.

Ketua STAH N Mpu Kuturan Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si mengungkapkan mengingat pentingnya ijazah maka diputuskan untuk tidak menunda proses wisuda mahasiswa. Menurutnya, lulusan STAHN setiap tahunnya semakin menunjukkan kualitas dalam menjaga budaya dan mengajarkan agama hindu kepada generasi selanjutnya. “Astungkara sejak tahun 2016 tahun demi tahun animo masyarakat terhadap kami makin meningkat. Kita memiliki mahasiswa ribuan di thun ke empat. Bahkan menyeluruh di Bali. Yang membanggakan adalah umat hindu di luar Bali ada yang berkulian disini,”ungkapnya.

Ketua STAH N Mpu Kuturan Prof. Dr. Drs. I Made Suweta, M.Si mengatakan dari 11 prodi, sepuluh prodi telah terakreditasi. “Beasiswa yang paling membanggakan hati kami, karena kami tidak hanya berpikir bagaimna meningkatkan mencerdaskan sumberdaya manusia, karena sebenarnya masih bnyak umat hindu yang tidak bisa kuliah karena ekonomi. Sehingga bagaimana kita memohon kepada pemerintah pusat agar dapat memberikan bantuan bagi masyarakat yang kuliah,”ujarnya.

Salah seorang wisudawan Putu Erta Pujiani mengungkapkan dirinya melanjutkan pendidikan di STAH Negeri Mpu Kuturan untuk mewujidkan cita-citanya sebagai pendidik. Setelah menyelesaikan kuliah, Mahasiswa kelahiran Busung Biu ini mengajar di salah satu sekolah di desanya. “Saya bangga karena dengan keadaan saya yang sederhana bisa menuntut perkuliahan dengan biaya yang murah,”terangnya.

STAH Negeri Mpu Kuturan memiliki visi ingin melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter tri kaya parisudha. Hal ini karena masalah utama saat ini adalah  degradasi moral. Sehingga STAHN berupaya melahirkan sarjana yang ilmuan dan berkarakter.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.