Home Buleleng Round Up Program Rehabilitasi Narkoba Gagal, BNNP Bali Dorong Peranan Kesehatan

Program Rehabilitasi Narkoba Gagal, BNNP Bali Dorong Peranan Kesehatan

15
0
SHARE

Lovina, Program rehabilitasi untuk penyalahgunaan narkoba dianggap gagal di Provinsi Bali sehingga BNNP Bali mendorong peranan pemangku kesehatan sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan rehabilitasi.

Rehabilitasi yang dilakukan untuk memperkecil penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Provinsi Bali masih gagal dilakukan BNNP Bali sehingga dilakukan evaluasi dan tetap akan melakukan rehablitasi dengan mengedepankan peranan kesehatan secara langsung. Hal itu terungkap dalam Rapat koordinasi BNNP Bali bersama BNNK Buleleng dan Intsnais kesehatan, Kamis siang di Hotel Banyualit.

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa mengungkapkan, evaluasi yang dilakukan dalam peneraoan rehabiltasi utamanya terhadap para pecandu narkoba 60 persen gagal dilakukan, sehingga memerlukan langkah-langkah yang lain dalam penerapan rehablitasi tersebut.

Kepala BNNP Bali Putu Gede Suastawa mengakui disisi lain, kegagalan dalam program rehablitasi masih ada rasa takut bagi para penguna maupun keluarganya, padahal program yang dilakukan secara gratis. “Jadi orang-orang yang mengedarkan ganja itu berhenti karena pelangganya sudah tidak ada. Bisa jadi karena rasa takut diproses hukum, dan kemudian di umumkan sebagai penyalah gunaan narkoba. Padahal gratis, dirahasiakan dan tidak di tuntut hukum”,tuturnya.

Dari pelaksanaan Rapat Koordinasi yang dilakukan dengan Instansi kesehatan itu nantinya doiharapkan peran Intsnais kesehatan, khususnya Puskesmas untuk dapat sebagai ujung tombak melakukan rehabilitasi bagi penguna narkoba.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.