Home Artikel Kesehatan Kolesterol Tinggi Dapat Membahayakan Kesehatan

Kolesterol Tinggi Dapat Membahayakan Kesehatan

Kolesterol adalah suatu zat yang penting dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Pada dasarnya, kolesteol ini adalah lemak yang dala bahasa ilmiahnya disebut lipid. Zat ini biasanya diperoleh dari makanan-makanan yang kita konsumsi, namun lipid juga bisa diproduksi oleh organ hati.

1048
0
SHARE
Kolesterol, Kolesterol tinggi, kolesterol tinggi berbahaya
Image by ahlikolesterol.com
Kolesterol adalah suatu zat yang penting dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Pada dasarnya, kolesteol ini adalah lemak yang dala bahasa ilmiahnya disebut lipid. Zat ini biasanya diperoleh dari makanan-makanan yang kita konsumsi, namun lipid juga bisa diproduksi oleh organ hati.Kolesterol tinggi bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Untuk itu, menjaga pola makan dan gaya hidup sehat sangat penting untuk dilakukan.

Kadar kolesterol dalam tubuh yang terlalu tinggi disebut dengan hiperlipidemia. Kolesterol tinggi tidak menyebabkan gejala apapun, namun tetap saja bisa membahayakan kesehatan kita. Dalam proses masuknya kolesterol ke dalm tubuh, protein sangat memegang peran penting. Protein mengandung dan mengangkut kolesterol ke dalam darah. Perpaduan antara kedua zat ini disebut lipoprotein dan dapat digolongkan ke dalam duan jenis yaitu lipoprotein pelindung (HDL) dan lipoprotein berbahaya (LDL).

Baca juga: Cobs Menu Sehat Untuk Kolesterol

HDL juga sering disebut dengan kolesterol baik. Hal ini dikarenakan HDL akan mengangkut kolesterol dari sel-sel tubuh dan membawanya kembali ke hati. Di dalam hati, kolesterol yang telah diangkut ini akan dihancurkan dan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk kotoran. Sedangkan LDL atau sering disebut dengan kolesterol jahat akan mengangkut kolesterol dari hati dan membawanya kepada sel-sel yang membutuhkannya. Namun, jika kolesterol yang dibawa melebihi dari yang dibutuhkan, kolesterol akan mengendap pada dinding arteri sehingga dapat menyebabkan penyakit. Itulah mengapa LDL sering disebut dengan kolesterol jahat.

KOlesterol yang mengendap di dinding arteri akan menyebabkan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh menjadi terhambat. Jadi, secara tidak langsung kolesterol tinggi bisa meningkatkan resiko seseorang mengalami penyempitan arteri atau sering disebut dengan aterosklerosis, penggumpalan darah, stroke, dan serangan jantung. Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan rasa sakit pada bagian lengan (angina) ketika seseorang mengalami stres. Yang paling berbahaya adalah kolesterol tinggi bisa meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit jantung koroner.

Pola makan sangat mempengaruhi kadar kolesterol yang ada dalam tubuh. Jika tetap dengan pola makan yang dominan mengandung lemak, apalagi ditambah dengan merokok, seorang penderita kolesterol tinggi akan lebih rentan terkena stroke atau penyakit jantung. Rokok mengandung zat yang disebut dengan akrolein. Zat ini bisa menghentikan aktivitas HDL untuk mengangut lemak yang tertimbun dan membawanya ke hati. Akibatnya, penyempitan arteri tidak bisa dihindari. Selain itu, kondisi ini akan tambah parah jika seseorang yang menderita kolesterol tinggi juga memiliki riwayat hipertensi, diabetes, atau memiliki sejarah keluarga yang memiliki penyakit jantung atau stroke.

Untuk mencegah kolesterol tinggi, mengkonsumsi makanan sehat dan begizi seimbang bisa dilakukan. Makanan yang dikonsumsi juga harus memiliki kandungan lemak yang rendah. Jika terbiasa mengkonsusmsi makanan yang mengandung lemak, cobalah untuk menggantinya dengan sayuran dan buah-buahan. Dengan demikian resiko kolesterol tinggi bisa terhindari. Tidak hanya itu, gaya hidup juga dapat mempengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Kebiasaan merokok akan meningkatkan resiko penyakit akibat kolesterol tinggi. Sebagai insane sehat, cobalah berolahraga dengan rutin setiap hari. Dengan demikian kadar kolesterol dalam tubuh bisa tetap terjaga.

Agar lebih jelasnya, inilah beberapa faktor gaya hidup tidak sehat yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Yang pertama adalah kebiasaan merokok. Rokok mengandung zat kimia yang disebut dengan akrolein. Zat ini bisa menghentikan aktivitas HDL untuk mengangkut timbunan lemak dalam tubuh. Yang kedua adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan tidak sehat atau makanan berlemak. Kandungan lemak jenuh dalam makanan yang kita konsumsi bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Kebiasaan mengkonsumsi minuman keras juga akan mempengaruhi kesehatan dan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Yang terakhir adalah tidak pernah berolahraga. Olahraga sangat penting dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Jika malas berolahraga, penyakit akan bermunculan dan menyerang tubuh kita. Tak terkecuali juga kadar kolesterol jahat yang ada dalam tubuh. Dengan berolahraga, kolesterol yang ada di dalam tubuh akan mengalami proses pembakaran sehingga kadar kolesterol tetap terjaga.

Jika seseorang mengalami obesitas, kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang mereka miliki lebih tinggi dari kadar kolesterol baiknya. Untuk yang belum mengetahui apa itu trigliserida, zat ini adalah jenis lain dari zat lemak yang ada di dalam darah. Penyebab dari naiknya kadar trigliserida ini adalah faktor genetic, kegemukan, minuman keras, dan mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung lemak. Beberapa makanan yang mengandung lemak jenuh dan perlu untuk diketahui adalah jeroan, santan, otak sapi, daging kambing, kulit ayam, udang, cumi, kerang, telur puyuh dan masih banyak makanan lainnya yang mengandung lemak jenuh.

Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah bisa dilakukan dengan tes darah sederhana. Sampel darah yang diambil akan digunakan untuk mengetahui jumlah HDL, LDL, dan kandungan trigliserida dalam darah. Sebelum tes dilakukan, biasanya pasien akan diminta untuk tidak makan selama 10-12 jam agar hasil tes tidak dipengaruhi oleh makanan yang dikonsusmsi sebelumnya.

Jika hasil tes menunjukkan bahwa kadar kolesterol dalam darah cukup tinggi, dokter akan menyarankan untuk merubah pola makan dan berolahraga secara teratur dan tidak lupa untuk tidak merokok pagi seorang perokok aktif yang mengidap kolesterol tinggi.

Jika ingin menurunkan kolesterol menggunakan obat, berikut ini adalah obat penurun kolesterol.

  • Statin

Statin adalah obat yang dapat menurunkan kadar kolesterol dengan memblokir enzim dalam hati yang bertugas memproduksi kolesterol. Biasanya pemberian statin pada pengidap kolesterol tinggi adalah seumur hidup. Jika tidak diberikan, kadar kolesterol dalam tubuh akan kembali meningkat.

  • Aspirin

Pemberian aspirin kepada penderita kolesterol tinggi biasanya dengan dosis harian. Namun untuk anak yang masih berusia di bawah 16 tahun tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi aspirin.

  • Niacin

Untuk seseorang yang memiliki kadar trigliserida yang tinggi, biasanya niacin sangat membantu. Niacin sebenarnya adalah vitamin B yang ada pada makanan atau suplemen multivitamin. Dalam dosis tinggi dengan resep dokter, niacin akan menurunkan kadar trigliserida dan dapat meningkatkan kadar HDL dalam tubuh. Namun, perlu diketahui efek samping akibat mengkonsumsi niacin adalah kulit menjadi kemerahan.

Itulah beberapa informasi mengenai kolesterol tinggi. Semoga bermanfaat.

Konsultasikan kesehatan anda di Health Care Personal Consultation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.