Home Artikel Kesehatan Hindari Junk Food, Beralih Ke Smart Food

Hindari Junk Food, Beralih Ke Smart Food

Sesekali waktu mungkin kita merasa tertarik untuk mengonsumsi fast food atau junk food yang banyak dijual di sekitar kita, seperti burger, kentang goreng, spageti, dan lain-lain. Dimana umumnya makanan yang tergolong ke dalam jenis ini memiliki cita rasa yang membuat kita akan ingin terus mengonsumsinya lagi dan lagi. Ya, bisa dikatakan jenis makanan yang termasuk fast food atau junk food ini bersifat adiktif.

391
0
SHARE
junk food, fast food, smart food
Image from rediff.com

Sesekali waktu mungkin kita merasa tertarik untuk mengonsumsi fast food atau junk food yang banyak dijual di sekitar kita, seperti burger, kentang goreng, spageti, dan lain-lain. Dimana umumnya makanan yang tergolong ke dalam jenis ini memiliki cita rasa yang membuat kita akan ingin terus mengonsumsinya lagi dan lagi. Ya, bisa dikatakan jenis makanan yang termasuk fast food atau junk food ini bersifat adiktif.

Baca juga : Minuman yang baik untuk dikonsumsi

Sesungguhnya, jika fast food hanya dikonsumsi sesekali waktu saja itu tidak akan memberikan dampak yang buruk bagi tubuh. Namun, jika yang mengonsumsi berlaku tidak bijak, yaitu mengonsumsi fast food ataupun junk food secara terus menerus, maka hal inilah yang akan membuat makanan tersebut berdampak buruk bagi kesehatan. Apalagi, jika konsumsi fast food atau junk food yang berlebih terjadi pada anak-anak, hal itu akan mempengaruhi masa pertumbuhan mereka. Hal itu dapat terjadi karena mengingat kandungan fast food sangat tinggi akan kandungan lemak jenuh bersifat jahat, sehingga konsumsi yang berlebih akan mengakibatkan obesitas pada anak.

Maka dari itu, kita perlu menjadi bijaksana dalam mengonsumsi fast food. Hal itu dapat dilakukan dengan beberapa cara. Seperti misalnya ketika anda membeli fried chicken, kebanyakan orang akan enggan untuk membuang kulitnya, namun sebenarnya bagian kulit ayamnya lah yang memiliki kandungan lemak tertinggi, sehingga disarankan jika anda membeli fried chicken sebaiknya bagian kulitnya tidak dimakan. Lalu, jangan pernah mengganti nasi dengan French fries. Hal ini dikarenakan French fries mengandung lemak dan sodium yang sangat tinggi. Kemudian, ketika anda membeli burger, cobalah untuk memilih jenis burger yang mengandung bahan nabati lebih tinggi dibanding kandungan hewaninya. Serta, disarankan bagi anda yang terbiasa ke kedai fast food untuk mengurangi konsumsi dessert dalam bentuk es krim atau float karena dessert tersebut memiliki kandungan lemak dan gula yang tinggi, jadi sebaiknya anda menggantinya dengan yogurt, pudding, jus buah ataupun salad yang memiliki kandungan gizi tinggi dan tentunya baik untuk kesehatan anda. Dan terlebih, dengan mengonsumsi dessert tersebut maka hal itu sedikit tidaknya akan mengimbangi fast food yang telah anda makan sebelumnya.

Konsultasikan kesehatan anda>> Health Care Personal Consultation

Jadi itulah beberapa cara bijak yang mungkin dapat anda terapkan ketika anda ingin mengonsumsi fast food atau junk food. Senikmat apapun cita rasa makanan tersebut, namun tetaplah menjadi bijak dalam memilih makanan yang baik untuk anda konsumsi demi kesehatan anda. Ubahlah gaya hidup konsumsi junk food berlebih ke konsumsi smart food yang bermanfaat bagi tubuh.

Semoga artikel ini bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.