Home Buleleng Round Up Gelar Pelatihan, PMI Siapkan Relawan Kegawatdaruratan Bencana

Gelar Pelatihan, PMI Siapkan Relawan Kegawatdaruratan Bencana

58
0
SHARE

Kendran, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng menggelar pelatihan pertolongan pertama tingkat menengah untuk menyiapkan relawan kegawatdaruratan bencana alam maupun non-alam.

Kegiatan Pelatihan Pertolongan pertama tingkat menengah diikuti oleh 17 orang peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi yang ada. Kegiatan pelatihan selama seminggu berpusat di Aula Kampus STAH Negeri Mpu Kuturan di Jalan Kresna kelurahan Kendran kecamatan Buleleng. Sebelumnya para peserta sudah mendapatkan pelatihan pertolongan pertama tingkat dasar. Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta wajib menjalani rapid tes dan menerapkan protokol kesehatan.

Ketua PMI Kabupaten Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG mengungkapkan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam pertolongan pertama baik dalam kecelakaan maupun kegawatdaruratan pada masyarakat. “Kami selalu memberikan pembekalan kepada relawan untuk menghadapi bencana alam maupun non alam seperti pandemi saat ini. Kita selalu melakukan kegiatan sosialisasi kemudian penyemprotan desinfektan. Selain itu pelatihan rutin dilakukan karena dimana ada bencana pasti disana ada relawan kami,”ungkapnya.

Sekretaris PMI Kabupaten Buleleng Dr. Gede Sandiasa S.Sos.,M.Si mengatakan sebelum mengikuti pelatihan tingkat menengah, peserta harus melewati tes di bidang kepalangmerahan. Saat ini PMI kabupaten Buleleng ingin mencari tenaga yang siap untuk mobilisasi pada ambulan guna pertolongan pertama. Proses pelatihan dilakukan sangat ketat sehingga relawan yang tidak lulus dalam satu materi dianggap gugur dan tidak boleh melanjutkan pelatihan. “Penguasaan dan keseriusan ini sangat penting, karena jika mereka sudah mendapatkan sertifikat mereka sudah kita anggap layak dan memenuhi kompetensi yang kita harapkan. Jadi setiap materi yang dipelajari besok paginya kita adakan tes,”jelasnya.

Materi yang dipelajari pada pelatihan tingkat menengah ini antara lain Bantuan Hidup Dasar Resusitasi Jantung Paru, Biomekanika Trauma, Pendarahan Syok, dan lain sebagainya.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.