Home Buleleng Round Up Program Pendataan Keluarga Diharapkan Turunkan Angka Stunting

Program Pendataan Keluarga Diharapkan Turunkan Angka Stunting

56
0
SHARE

Banjar Tegal, Suksesnya Program Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK 21) dari Pemerintah Pusat diharapkan dapat menjadi solusi pengentasan stunting di Buleleng.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI sedang gencar menjalankan program Pendataan Keluarga, PK tahun 2021. Program ini tentu didukung oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Seperti diketahui angka stunting di Buleleng mencapai 20 persen, masih dibawah angka nasional, namun pemerintah daerah berharap masalah stunting dapat dientaskan.

Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan program Pendataan Keluarga 21 ini akan dilakukan hingga tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan, hingga ke dusun-dusun dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Buleleng. “Jejaring yang kami miliki dari dinas kami dari KBPPPA itu, ini yang kami harapkan sehingganya nanti PK 21 ditengah pandemi sukses,”ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Sutjidra menjelaskan dengan wilayah paling luas dan masyarakat paling banyak di Bali, program PK21 akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pencegahan, penanganan, dan pengendalian stunting. “Yang paling penting itu adalah konseling pra nikah, jadi banyak masyarakat kita yang menikah dibawah ini sangat berisiko sekali terhadap angka stunting karena organ kewanitaan didalam belum sempurna sangat berpengaruh,”ungkapnya.

Sejauh ini untuk mencegah stunting, diberikan asupan khusus pada prenatal terhadap ibu hamil beresiko. Sehingga bayi bisa lahir pada zona hijau dan jauh dari stunting. Pemantauan juga dilakukan hingga bayi berusia dua tahun. Konseling Pra Nikah juga dapat dilakukan di beberapa Puskesmas yang telah ditunjuk.(ags/dpa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.