Home Artikel Kesehatan Penyakit Jantung Zonasi PPDB Berakhir, KK Diduga Palsu Menyeruak

Zonasi PPDB Berakhir, KK Diduga Palsu Menyeruak

72
0
SHARE

Banjar Bali, Tahapan zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020 – 2021 di tingkat SMA berakhir, namun dalam proses PPDB di Buleleng menyisakan berbagai permasalahan, salah satunya menyeruak dugaan pengunaan Kartu Keluarga (KK) palsu.

Berakhirnya proses PPDB melalui tahapan zonasi di Buleleng menuai keberatan sejumlah orang tua calon peserta didik, bahkan Rabu 24 Juni 2020 beberapa orang tua langsung mendatangi sekolah tempat pendaftaran PPDB, seperti halnya di SMA Negeri 1 Singaraja.

Beberapa orang tua calon peserta didik tersebut mempertanyakan proses penerimaan dalam tahapan zonasi yang dilakukan, bahkan menyeruak dugaan pengunaan Kartu Keluarga (KK) Instan dan juga dugaan KK Palsu yang digunakan dalam proses penerimaan melalui tahapan zonasi.

Kepala SMA Negeri 1 Singaraja, Putu Eka Wilantara dikonfirmasi disela-sela kegiatan PPDB mengatakan, tidak mengetahui pengunaan Kartu Keluarga yang tidak sesuai, namun bila terbukti akan dilakukan tindakan sesuai dengan aturan main yang berlaku.”Tanggung jawab dikepanitiaan ada padaverifikasi kebenaran dokumen. Diluar itu merupakan bukan jangkauan kami. Jika dokumen kependudukannya  palsu bisa dibatalkan. Termasuk juga piagam prestasi. Jika memang terbukti memanipulasi maka peserta didik tersebut berhak di evaluasi atau dikeluarkan dari sekolah,”ungkapnya.

Kepala SMA Negeri 1 Singaraja Eka Wilantara mengatakan, Kartu Keluarga menjadi dokumen utama yang digunakan dalam tahapan Zonasi PPDB, sehingga dalam system seleksi yang dilakukan secara online Kartu Keluarga menjadi dokumen prioritas.”Sesuai dengan sistem yang kita gunakan bahwa sistem itu yang prioritas adalah KK, artinya sepanjang KK itu belum digunakan untuk mendaftar masih bisa digunakan. Priortas kedua adalah surat domisili yang mempunyai rentang 1 tahun. Sepanjang dokumen itu benar adanya maka akan masuk dalam proses perankingan,”jelasnya.

Sementara, proses PPDB yang dilakukan di SMA Negeri 1 Singaraja tetap berlangsung sesuai dengan tahapan, sejumlah orang tua bersama siswa juga melakukan proses pendaftaran ulang dan verifikasi yang dilakukan secara bertahap.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.