Home Buleleng Round Up Warga Terima Dana Ganti Rugi Pembangunan Bendungan Tamblang

Warga Terima Dana Ganti Rugi Pembangunan Bendungan Tamblang

78
0
SHARE

Bila, Warga dari empat desa yang terdampak pembangunan bendungan Tamblang menerima biaya ganti rugi. Bahkan Kementrian PUPR RI menyediakan anggaran sebesar ratusan miliar.

Suasana berbeda nampak di Kantor Kepala Desa Bila Senin (27/01) pagi. Warga berbondong-bondong hadir pada jam 9 pagi. Mereka membawa map yang berisi berkas-berkas. Nampaknya berkas-berkas tersebut adalah syarat untuk pengajuan biaya ganti rugi lahan. Warga dari empat desa yakni Desa Bila, Desa Bebetin, Desa Sawan dan Desa Bontihing menerima dana ganti rugi lahan yang digunakan untuk pembangunan bendungan Tamblang. Saat diadakan musyawarah, BPN Buleleng menawarkan beberapa pilihan bentuk ganti rugi kepada warga diantaranya berupa pemukiman pribadi, saham, uang ataupun tanah seluas yang terdampak dengan syarat dicarikan di tempat lain. Mereka pun sepakat untuk menerima ganti rugi berupa uang. Jumlahnya pun bervariasi. Dari 212 bidang lahan yang harus diganti rugi, Kementrian PUPR RI menyediakan pagu anggaran pembebasan lahan sebesar dua ratus enam puluh miliar rupiah dan pagu anggaran fisik sebesar tujuh ratus sembilan puluh tiga koma tujuh miliar rupiah.

Kepala BPN Buleleng I Komang Wedana menegaskan, bentuk ganti rugi yang diberikan kepada warga adalah berupa uang. Para pemilik lahan harus melakukan verifikasi dan pemvalidan berkas agar pencairan biaya ganti rugi dapat dilakukan. “Jadi semua berkas di cek. Menyangkut fisiknya, subjeknya, dan hubungan hukumnya harus jelas. Dokumen yang disampaikan juga harus asli,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala BWS Bali-Penida Airlangga Mardjono mengatakan, dana ganti rugi lahan itu pun akan segera mereka terima beberapa hari setelah melengkapi berkas serta memvalidasi data. “Kalau validasinya bisa selesai hari ini besok kita buat perencanaan pengamprahan uangnya. Lima hari kerja kemudian bisa masuk ke rekening warga,”katanya.

Disisi lain, salah satu pemilik lahan dari Dusun Kanginan Desa Sawan Ketut Suarnatha menjelaskan, jumlah biaya ganti rugi yang ia terima sebesar satu miliar delapan ratus sembilan puluh enam ribu rupiah dari lahan sejumlah 53 are di Subak Babakan Tua Desa Sawan yang terdampak pembangunan bendungan Tamblang. Biaya pembayaran ganti rugi itu termasuk pada tumbuhan yang ada diatas lahan serta bangunan diatas lahan itu. Dari jumlah yang akan dibayarkan itu, Ketut Suarnatha mengaku puas dan menerima jumlah tersebut. “Kondisi angka yang diberikan oleh pemerintah sudah menyentuh keadilan. Karena nilai yang diberikan lebih dari itu. Saya berterimakasih juga karena penyelesaiannya dilakukan sangat profesional,”tuturnya.(dyn/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.