Home Buleleng Round Up Wakili Desa Adat Buleleng, Ogoh-ogoh Banjar Adat Liligundi Dinilai

Wakili Desa Adat Buleleng, Ogoh-ogoh Banjar Adat Liligundi Dinilai

96
0
SHARE

Liligundi, Ogoh-ogoh Sang Jogor Manik kreasi Sekaha Truna Truni (STT) Abhirama Devari Banjar Adat Liligundi wakili desa adat Buleleng dalam lomba serupa di tingkat kabupaten.

Tiga orang dewan juri Rabu 14 Oktober 2020 memberikan penilaian terhadap tiga ogoh-ogoh dari tiga desa adat pada ajang lomba ogoh-ogoh tingkat kabupaten. Tiga desa adat tersebut yaitu Desa adat Penarukan, Desa Adat Buleleng dan Desa Adat Poh Bergong. Khusus di desa adat Buleleng, dilakukan penilaian ogoh-ogoh oleh dewan juri di Wantilan Desa Adat Buleleng.

Salah seorang dewan juri yang juga seniman perupa dan topeng Nyoman Suma Argawa memberikan beberapa masukan terkait ogoh-ogoh Sang Jogor Manik yang dibuat STT Abhirama Devari. Masukan tersebut antara lain ekspresi dan karakter dari ogoh-ogoh harus bagus, serta proporsi dan anatomi harus cocok.”Terus yang terakhir kalau bisa sekarangkan jaman tekonologi  kalau bisa dihidupkan teknologi dengan IT, harus maju lah tapi berkesan tradisional,”ungkapnya.

Wakil Ketua Teruna Abhirama Devari Banjar Adat Liligundi Gede Taragita Sandre Putra mengungkapkan usai mendapatkan nilai tertinggi di tingkat kecamatan pihaknya menyelesaikan 20 persen kekurangan pengerjaan selama dua bulan. Setelah penilaian lanjut Taragita, ogoh-ogoh akan dibawa ke balai banjar desa adat Liligundi untuk disimpan, dan akan diarak tahun depan jika covid sudah melandai.”Yang saya lakukan mengganti kepala, terus beratnya mencapai 20 kg kepala nya saja dan tangan kakinya juga saya ganti dengan ulat ulatan lalu cat keseluruhan kita ganti,”ujarnya.

Sementara itu Kelian Desa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna mengucapkan terimakasih kepada STT Abhirama Devari Banjar Adat Liligundi yang mampu menunjukkan jati diri sebagai sekeha truna di Desa Adat Buleleng. Kedepan diharapkan, STT Abhirama Devari bisa mengembangkan ide-ide kreatif sehingga muncul generasi baru dengan ide brilian.”Saya hanya berdoa pemilihan dari tim kabupaten bisa menunjukan dari apa yang dikatakan oleh juri , bahwa segi dari anatomi, akrakter dan aksesoris sudah semua memenuhi, harapan kami di tempat yang lain lebih rendah daripada ini supaya kita bisa menjadi juara, dan harapan kedepan kita  minta bisa mengembangkan keinginan beliau untuk mengembangkan dari seni dan budaya tetapi memenuhi protokol kesehatan dengan baik,”pungkasnya.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.