Home Buleleng Round Up Undiksha Perjelas Persyaratan Akreditasi untuk CPNS 2018

Undiksha Perjelas Persyaratan Akreditasi untuk CPNS 2018

19
0
SHARE

Banjar Tegal, Banyaknya keluhan terkait persyaratan akreditasi program studi membuat pihak Undiksha turun tangan untuk menjawab keluhan tersebut.

Dalam pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 terdapat syarat yaitu melampirkan sertifikat akreditasi program studi dengan nilai akreditasi minimal B. Sementara tidak sedikit alumni Undiksha yang lulus dibawah tahun 2011 program studinya belum terakreditasi B. Hal tersebut membuat pelamar CPNS khususnya alumni Undiksha merasa takut tidak lolos dalam seleksi administrasi.

Atas hal tersebut Undiksha secara cepat berkoordinasi kepada pihak terkait untuk meluruskan hal tersebut. Namun permasalahan serupa terjadi bukan hanya di Undiksha. Itu menyebabkan Kemenpan-RB merubah Permenpan 36 tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2018 menjadi calon pelamar merupakan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan/atau Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi nasional (Ban-PT) dan/atau Pusdiknakes/LAM-PTKes pada saat kelulusan. Disamping itu sertifikasi pendidik yang di keluarkan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dapat dipergunakan dalam rangka pemberian afirmasi untuk tidak wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi pelamar pada formasi jabatan guru, sama halnya dengan sertifikasi pendidik yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sehubungan dengan permenpan-RB yang baru dengan begitu Kementrian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah yang sebelumnya telah menyatakan bahwa pelamar tidak memenuhi persyaratan terkait dengan akreditasi dan sertifikasi diharapkan untuk segera memverifikasi ulang berkas lamaran yang telah diajukan pelamar serta menginformasikan jika pelamar tersebut telah memenuhi persyaratan.

Kepada awak media Selasa (09/10) siang Wakil Rektor II Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd di dampingi Kepala Biro AKPK Drs. Wayan Ariasa, Kepala Biro Umum dan Keuangan Yasmiati,S.H dan Kabag Akademik Nyoman Mudana, S.Sos menjelaskan dalam Permenpan yang baru alumni Undiksha yang akreditasi program studinya belum berpredikat B dapat menggunakan akreditasi Lembaga. Sedangkan lulusan di bawah tahun 2011 dapat mencantumkan Ijin Pembukaan Prodi sebagai pengganti akreditasi. “Manakala akreditasi prodi belum ada maka dapat digunakan akreditasi institusi atau sebaliknya. Untuk tahun sebelum 2011 dimana terjadi tenggang waktu yang cukup lama antara masa berlakunya sertifikat akreditasi prodi dengan turunnya akreditasi yang baru maka akreditasi yang lama masih berlaku sampai keluarnya akreditasi baru”,jelasnya.

Lebih lanjut Warek II Undiksha Prof. Dr. Wayan Lasmawan, M.Pd menuturkan dengan adanya perubahan pada permenpan-rb pihaknya telah bersurat ke Badan Kepegawaian Daerah di Wilayah Provinsi Bali terkait status Akreditasi Program Studi. Ia berharap tidak ada lagi persoalan untuk Alumni dalam melamar pekerjaan. “Untuk Undiksha kita secara institusional terakreditasi tahun 2011 dengan predikat B. Lalu tahun 2017 juga sudah terakreditasi dengan predikat B. Surat dari rektor sudah kita sampaikan ke Badan Kepegawaian Daerah di seluruh Bali. Kami berharap tidak ada lagi persoalan terkait dengan hak teman-teman alumni untuk melamar pekerjaan”,tuturnya.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.