Home Buleleng Round Up Tinjau Pembangunan Pasar, Dagprin Ingatkan Kwalitas Proyek

Tinjau Pembangunan Pasar, Dagprin Ingatkan Kwalitas Proyek

39
0
SHARE
Berita Buleleng Terbaru, Berita Buleleng Hari Ini

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buleleng menebar ancaman akan  membongkar bangunan jika tidak sesuai peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek atau dikenal dengan istilah bestek.

Kampung Bugis, Penegasan itu disampaikan Kadisdagprin Ketut Suparto saat meninjaun pembangunan pasar tradisional Kampung Bugis di kecamatan Buleleng. Dipaparkan pembangunan pasar yang bersumber dari dana DAK sebesar sembilanratus juta rupiah lebih tersebut mulai dikerjakan pada bulan Agustus lalu dan akan berakhir pada bulan Desember mendatang. Pengerjaannya kini telah memasuki tahap pembangunan tiang beton. Pengujian atas keberadaan tiang beton akan dilakukan minggu depan. Jika pada saat pengujian tidak memenuhi ketentuan maka bangunan tersebut akan dibongkar ulang demi menjaga kwalitas. Dari hasil pengerjaan sementara campuran telah sesuai ketentuan. Saat ini rekanan telah merealisasikan pekerjaan sebanyak duapuluh persen dari target hampir enambelas persen. “Kalau pengecekan sementara, dari segi penggunaan materialnya sudah cek. Tinggal sekarang karena waktunya tinggal seminggu, kita akan laksanakan tes beton,” ujar Ketut Suparto.

Kadisdagprin Ketut Suparto menambahkan pasar tradisonoal kampung Bugis selama ini dimanfaatkan oleh puluhan pedagang untuk melakukan transaksi jual beli diatas lahan sepuluh are. Kondisi awal sangat sumpek dan dipenuhi tiang beton. Diharapkan melalui pembangunan ini sirkulasi penjual dan pembeli semakin nyaman. Demikian halnya dengan revitalisasi pasar desa banyuning dan pasar tradisional Sukasada.

Sementara itu Direktur CV. Tenaga Inti Nyoman Premada selaku pelaksana pembangunan pasar kampung Bugis menyatakan, pengawasan ketat oleh Disdagprin merupakan hal yang wajar slaku pemilik pekerjaan. Terkait ancaman pembongkaran jika pembangunan tidak sesuai Bestek, , Premada menyatakan siap menerima sanksi tersebut jika ada bukti pelanggaran yang terjadi  Dirut Nyoman Premada optimis pekerjaan bisa rampung sesuai masa kontrak. (wir/ea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.