Home Artikel Kesehatan Ternyata Tak Selalu Benjolan Pada Payudara Mengarah Ke Kanker

Ternyata Tak Selalu Benjolan Pada Payudara Mengarah Ke Kanker

1070
0
SHARE

benjolan pada payudara, ciri-ciri kanker payudara, gejala awal kanker payudara
Image from kolomsehat.com

Periksa payudaramu, adakah benjolan di daerah payudaramu? Apa hal pertama yang kamu pikirkan ketika mendapati benjolan tersebut?

Bagi wanita awam yang pengetahuannya masih kurang mengenai kanker, ketika mereka mendapati benjolan di area payudaranya mungkin akan langsung berpikir bahwa mereka mungkin menderita kanker payudara.

Baca juga : Mitos penyebab Kanker Payudara

Sebenarnya tidak semua benjolan yang timbul mengarah ke kanker payudara. Karena gangguan-gangguan yang muncul pada payudara mungkin saja bagian dari kondisi non-kanker pada payudara atau dalam bidang medis biasanya disebut dengan benign breast condition. Benign breast condition adalah suatu kondisi dimana kesehatan payudara dipengaruhi oleh gangguan non-kanker. Beberapa gangguan yang timbul sama sekali tidak berbahaya dan tidak memerlukan tindak pengobatan, namun ada sebagian yang bila tidak ditangani dengan baik berisiko menjadi kanker payudara.
Meskipun gangguan non-kanker, tetap saja para wanita perlu meningkatkan awareness-nya terhadap kemungkinan kanker payudara. Karena benign breast condition juga membawa bebrapa faktor risiko, antara lain;
1.    Perubahan Hormon
Perubahan kadar hormon pada wanita menyebabkan beberapa perubahan terjadi pada payudaranya seperti sedikit membengkak, nyeri ataupun terasa lebih lembut selama siklus menstruasi. Namun, hal ini tidak akan dirasakan oleh wanita yang sudah mengalami menopause ataupun bagi yang sudah sempat menjalani operasi pengangkatan indung telur. Jadi keluhan seperti ini sama sekali bukan gejala awal kanker, karena gangguan seperti ini sangatlah normal dialami selama masa menstruasi.
2.    Kista
Kista pada payudara tidak berbahaya, namun jika membesar dapat menjadi gangguan pada payudara. Kista berbeda dengan kanker, dan tidak akan berubah menjadi kanker. Kista biasanya dialami oleh wanita yang menjalani terapi hormonal dan wanita yang menginjak usia 35 sampai 50 tahun.
3.    Fibroadenoma
Munculnya benjolan sebesar kelereng di area payudara, yang bila ditekan terasa lembut dan mudah berpindah, namun tidak akan menimbulkan rasa nyeri ketika ditekan. Tidak menutup kemungkinan jika bisa muncul lebih dari satu fibroadenoma pada payudara wanita.
4.    Radial Scar
Radial scar merupakan luka yang ada pada jaringan payudara yang berbentuk bintang dengan ukuran 1-5 cm, dimana disebabkan oleh jaringan parut stelah menjalani operasi bedah.
5.    Mastitis
Mastitis yaitu suatu keadaan peradangan yang terjadi pada payudara yang menyebabkan payudara terasa panas, sakit, bengkak dan berwarna kemerahan. Kasus ini biasanya terjadi pada wanita menyusui, dimana mereka akan mendapat deman tinggi bahkan sampai menggigil ketika menderita mastitis.
Masih banyak lagi gangguan non-kanker yang mungkin terjadi pada payudara wanita. Jadi bagi para wanita yang mengalami perubahan yang mungkin dianggap aneh pada payudaranya, jangan terlalu cepat panik, karena tak semua gejala yang timbul pada payudara merupakan gejala kanker. Tetapi tetap disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui adanya gangguan abnormal yang terjadi pada payudara.

Semoga artikel ini bermanfaat
Source:  Astrid Savitri, 2015. Kupas Tuntas Kanker Payudara Leher Rahim dan Rahim. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.