Home Buleleng Round Up Sweeping Hiburan Malam, Tim Kecamatan Buleleng Temukan Cafe Tanpa Ijin

Sweeping Hiburan Malam, Tim Kecamatan Buleleng Temukan Cafe Tanpa Ijin

25
0
SHARE

Singaraja, Tim Gabungan Kecamatan Buleleng melakukan sweeping terhadap sejumlah aktifitas hiburan malam di wilayah Kota Singaraja, diantaranya menyasar lokasi cafe termasuk sejumlah kantong-kantong penduduk pendatang dengan menyasar administrasi kependudukan dan perijinan usaha, bahkan ditemukan sejumlah cafe tanpa memiliki ijin.

Tim yang terdiri dari Trantib Kecamatan Buleleng, Koramil Buleleng dan Polsek Kota Singaraja serta diperkuat sejumlah Lurah dan Perbekel di Kecamatan Buleleng melakukan sweeping atau operasi hingga Sabtu dinihari dan menemukan dua cafe yang beroperasi tanpa mengantongi ijin serta pelanggaran administrasi kependudukan, satu diantaranya tanpa memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Meski menemukan sejumlah pelanggaran kependudukan dan perijinan, dalam sweeping yang dipimpin Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara bersama Danramil Buleleng Kapten Inf. Rifai dan Wakapolsek Kota Singaraja AKP Nyoman Adika hanya dilakukan upaya pembinaan dan teguran secara lisan termasuk menyita 4 lembar KTP dari luar Provinsi Bali.

Camat Buleleng Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, kegiatan sweeping dilakukan sebagai program terpadu antara Kecamatan Buleleng dengan Koramil Buleleng dan Polsek Kota Singaraja termasuk melibatkan Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) Kecamatan Buleleng.

Camat Buleleng Dody Sukma Oktiva Askara menegaskan, kegiatan sweeping diawali dari Kantor Camat Buleleng kemudian menyasar sejumlah lokasi hiburan malam untuk memastikan keberadaan tempat usaha hiburan malam tersebut berkaitan dengan ijin usaha maupun para pekerja yang telah sesuai dengan administrasi kependudukan yang telah ditentukan. “Bagi yang belum memiliki ijin kita arahkan untuk segera mengurus ijin, karena mengurus ijinnya gratis dan yang dibayar itu pajaknya. Dan tentu kita melalui lurah dilokasi tersebut untuk memfasilitasi dalam pengurusan ijin sehingga kewajiban pajak tercapai,”ungkapnya.

Selain menyasar 2 cafe tanpa ijin di wilayah Kelurahan Banyuning, kegiatan sweeping secara terpadu itu juga menyasar 5 cafe yang beroperasi di Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng termasuk sejumlah kantong-kantong penduduk pendatang di beberapa lokasi di Kota Singaraja.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.