Home Buleleng Round Up Surprise Atlet FPTI Buleleng Ikuti Pelatnas Olimpiade

Surprise Atlet FPTI Buleleng Ikuti Pelatnas Olimpiade

39
0
SHARE

Banjar Jawa, Desak Made Rita Kusuma Dewi, 19 tahun atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia, FPTI Buleleng dipanggil Pengurus Pusat, PP FPTI mengikuti Pelatnas di Jakarta.

Melalui surat tertanggal  24  Pebruari 2020,  PB FPTI memanggil 12 orang atlet untuk dipesiapkan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional, Pelatnas di Jakarta. Dari nama tersebut tercantum atlet putri asal Bali atas nama Desak  Made Rita Kusuma Dewi.

Sebelum bertolak ke Jakarta  Senin  (29/06) atlet berbintang Aries itu didampingi ketua harian FPTI Buleleng Nyoman Panca Adi dan kabid Binpres FPTI Buleleng berpamitan kepada jajaran Pengurus KONI Buleleng. Rombongan diterima langsung ketum KONI Buleleng didampingi pengurus harian serta bidang humas.

Ketum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana mengatakan kesuksesan Desak merupakan surprise bagi KONI Buleleng. Arta yang juga Dirut Yeh Buleleng mengaku bangga atas terpilihnya wanita 19 tahun ini mengikuti Pelatnas slama enam bulan di Jakarta. Hal ini menandakan bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini cukup berhasil didukung oleh sarana panjat tebing yang cukup  memadai. “Ini suatu loncatan yang luar biasa, surprise bagi kita. Ini suatu kehormatan bagi Buleleng dan Bali, jadi bagaimana kita harap Desak Rita bisa mengemban amanah yang diberikan dengan kerja keras dan berdoa,”terangnya.

Ketum KONI Buleleng Arta Widnyana berpesan agar Desak mengikuti Pelatnas dengan sungguh-sungguh diikuti dengan doa. Sebagai bentuk apresiasi, KONI Buleleng akan memberikan uang motivasi kepada Desak.”Kita akan bantu sejumlah dana untuk yang bersangkutan, jika berprestasi maka akan membanjir reward yang diberikan. Jadi bagaimana kita kedepan mendorong atlet lain yang ingin berprestasi,”bebernya.

Desak Made Rita Kusuma Dewi mengaku sempat terkejut atas pemanggilan dirinya mengikuti pelatnas. Sebab ia yang baru meraih prestasi terbaik pada Porprop lalu di Tabanan tiba-tiba dipanggl PP FPTI. Mahasiswa Undiksha ini berjanji untuk mengkuti pelatnas dengan tekun, apalagi kini jadwal kuliahnya kini sudah menggunakan metode online. Adapun catatan waktu terbaiknya adalah 8,13 detik pada nomor speed yang diraihnya pada Porprop setahun lalu di Tabanan.”Ada ragu, senang, soalnya belum pernah ikut PON, Sea Games ataupun Asian Games. Yang dipanggil kebanyakan atlet juara internasional. Astungkara bisa membawa hasil yang membanggakan,”ucapnya.(tut/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.