Home Buleleng Round Up Status Diturunkan BPBD Buleleng Difasilitasi Ratusan Pengungsi Pulang Kampung

Status Diturunkan BPBD Buleleng Difasilitasi Ratusan Pengungsi Pulang Kampung

83
0
SHARE

Tejakula, Pusat Vulkanologi, Mitigasi Bencana  Geologi, PVMBG telah menurunkan status Gunung Agung dari Awas ke Siaga.

 Penurunan status ini berdampak pada kenyamanan warga pada Kawasn Rawan bencana KRB  I seperti desa Pucang dan Ban di Kecamatan Kubu Karang Asem.  Mereka mengaku sedikit lega dengan kabar tersebut walau mengaku mulai nyaman di pengungsian. Minggu (09/02/2018) ratusan pengungsi di desa Tejakula dan sekitarnya  mulai berkemas untuk kemabli ke kampung halaman mereka. Tak terasa lima bulan mereka telah meninggalkan kampung halaman. Selain mendapat fasilitas transport gratis untuk pulang, para pengungsi juga emndpaatkan sembako untuk dimasak saat mereka memulai kehidupan baru di kampung halaman tercinta.

Kepala Pelaksana harian, kalakhar BPBD Buleleng Made Subur mengaku telah emnyiapkan faislitas angkutan gratis kepada para pengungsi yang hendak kembali ke kampung halaman masing-masing. Tanggunganpun dilakukan terhadap pengungsi yang selama ini membawa ternak mereka.

“Mulai hari ini ada pengungsi 180-an yang ada disambirenteng kita akan fasilitasi untuk kepulangannya. Kemudian besok juga ada kemudian lagi dua hari ada yang menjadi masalah ternak kita sudah kordinasikan dengan provinsi bali bahwa nanti akan ditangani oleh dinas peternakan provinsi bali jadi secara berangsur-angsur pengungsi yang ada di kabupaten buleleng kita akan fasilitasi untuk kepulangannya dengan berkerja sama 1. Dengan mobil untuk DKP, 2. BPBD, 3.  Basarnas”, bebernya. 

Kepala Pelaksana harian, kalakhar BPBD Buleleng Made Subur mengatakan dibutuhkan waktu minimal lima hari untuk memulangkan para pengungsi di kabupaten buleleng menuju rumah asal pengungsi. Kebijakan inipun menurut Subur tidak bersifat memaksa.

“Alokasi mungkin 5 harian karena barangnya begitu banyak ya mungkin setiap KK mungkin  barangnya hampir satu truk karena dia sudah mengungsi  sampai 6 bulan pasti barangnya banyak. Nanti kita pelan-pelan  Sehingga Petugas kita juga tidak kecapekan. kita bukan mengusir ya silahkan kalau memang  ada mata pencaharian di buleleng ya silahakan tinggal dibuleleng kan begitu yang mau pulang kita fasilitasi yang jadi masalah kan yang sudah mandiri yang sudah pulang, tapi yang gak punya mereka kita fasilitasi”, ungkapnya.

Sementara salah seorang pengungsi Wayan Asia sangat berterimakasih atas perhatian pemerintah kabupaten Buleleng yang telah memfasilitasinya selama mengungsi di desa tejakula.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.