Home Buleleng Round Up Sikapi Keluhan Warga Bupati Keluarkan Perbup Pengurangan Pajak

Sikapi Keluhan Warga Bupati Keluarkan Perbup Pengurangan Pajak

46
0
SHARE

Banjar Tegal, Kenaikan Nilai Jual Objek Pajak, NJOP yang berdampak pada kenaikan pembayaran nominal pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan, PBB P2 di Buleleng telah disikapi Bupati Buleleng.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana telah mengeluarkan kebijakan melalui surat keputusan Bupati untuk menyikapi keluhan masyarakat atas kenaikan pembayaran PBB P2 di Buleleng. Hal itu disampaikan Asisten Administrasi setda Buleleng Gede Suyasa usai memberikan apresiasi pada kolam TKP Radio Guntur . Dipaparkan bahwa setelah menerima aspirasi dari masyarakat, Bupati memerintahkan agar bagian hukum mengkaji kembali Perda nomor 14 tahun 2018 tentang PBB P2 dan Peerbup nomor 81 tahun 2018 tentang tatacara pemungutan PBB P2. Alhasil berkat kerja cepat dari bagian hukum Bupati Buleleng telah menerbitkan Peraturan Bupati nomor 15 tahun 2019 tentang tatacara pemungutan PBBP2 di Buleleng. Pada intinya Perbup tersebut mengatur tiga hal mengenai keberatan, keringanan dan penghapusan. Perbup yang juga mengatur soal tatacara mengajukan keberatan atau pengurangan akan disosialisasikan Rabu 29 Mei  dihadapan para Perbekel se Buleleng.”Ada tiga point yang diatur disana yaitu pemberatan, pengurangan dan juga penghapusan terhadap PBB. Di pertemuan nanti akan diperjelas mekanisme pengajuan yang bisa dilakukan secara kolektif sehingga mengurangi biaya operasional,”ujar Suyasa.

Asisten umum Setda Buleleng Gede Suyasa menambahkan dalam ketentuan Perbup Nomor 15 tahun 2019 dicantumkan pengurangan yang diperkenankan hingga 90 persen meliputi ketentuan paling tinggi 60 persen untuk kenaikan ketetapan sampai dengan 1 juta rupiah, sebesar paling tinggi 70 persen untuk kenaikan ketetapan 1 juta rupiah  sampai dengan 5 juta rupiah. Sebesar paling tinggi 80 persen untuk kenaikan 5 juta rupiah sampai dengan 10 juta rupiah dan sebesar paling tinggi 85 persen untuk kenaikan 10 juta rupiah hingga 50 juta rupiah.

Sepeti diketahui pasca diberlakukannnya Perda tentang PBB P2 di Buleleng sebagian besar nilai jual obyek pajak, NJOP mengalami peningkatan yang berdampak pada meningkatnya pembayaran nominal PBBP2 di Buleleng. Kondisi ini dikeluhkan warga mengingat kenaikan pajak hingga 600 persen lebih.(tut/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.