Home Buleleng Round Up Sidak Lapas, Tim Gabungan Sita Panah dan Cutter

Sidak Lapas, Tim Gabungan Sita Panah dan Cutter

10
0
SHARE

Paket Agung, Tim Gabungan yang terdiri atas Petugas Lapas, TNI dan Polres Buleleng menemukan sebuah panah dan isi pisau cutter di salah satu sel tahanan Lembaga Permasyarakatan, Lapas Kls II B Singaraja dalam rangka hari permasyarakatan senin (16/04).

Sidak dilakukan dalam rangka hari permasyarakatan ke-54. Penggeledahan dengan melibatkan TNI dan  Polri  dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa lapas kelas II B Singaraja  terbebas dari pengaruh narkoba dan miras.

Usai penggeledahan Wakapolres Kompol Ronny Riantoko, S.I.K., M.M membenarkan temuan tersebut. Tim gabungan menurut Waka menemukan dan  menyita beberapa benda yang patut dicurigai digunakan sebagai untuk melakukan kejahatan seperti korek api gas, paku, panah, pisau cutter serta sebotol air tembakau dari sel tahanan. Sebanyak 83 personil dari polri dan 10 personil dari kodim diturunkan untuk membantu lapas melakukan penggeledahan

Sementara itu warga lapas berdalih bahwa beberapa penemuan sajam dan benda lainnya  merupakan peralatan untuk  membuat kerajinan.

Kalapas Kelas II B Singaraja, Edi Cahyono mengatakan, kondisi lapas sudah overload. Dari kapasitas lapas 86 orang hingga kini dihuni oleh 224 orang dengan tindak pidana terbanyak yaitu pidana umum. Kalapas, Edi Cahyono menegaskan pembuatan sajam sejenis panah bukan untuk kejahatan, melainkan untuk hiasan ruangan. “Itu saya rasa hanya miniatur. Kalau itu untuk kejahatan harusnya disembunyikan, tapi kalau ini mereka pajang di dinding ruangan”, ungkapnya.

Mengenai temuan air tembakau, Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol I Gede Wali mengatakan, pihaknya tidak melakukan penelitian terkait kandungan air tersebut karena menurut penuturan pemiliknya air tersebut digunakan untuk memoles kerajinan yang ia buat selama dilapas. Kompol I Gede Wali mengaku akan menyerahkan air tembakau tersebut kepada kalapas untuk selanjutnya menunggu koordinasi dari pihak kalapas.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.