Home Artikel Kesehatan Serangan Mata Plus Pada Anak Kecil

Serangan Mata Plus Pada Anak Kecil

Salah satu penyakit mata yaitu mata plus adalah jenis gangguan mata yang biasanya dialami oleh orang dewasa. Namun perlu kita ketahui, penyakit mata ini juga bisa menyerang anak kecil. Oleh karena itu, ada baiknya kita mengetahui informasi penting mengenai mata plus yang terjadi pada anak kecil.

1653
0
SHARE
Mata Plus, Mata plus pada anak
Image by dokter.id
Salah satu penyakit mata yaitu mata plus adalah jenis gangguan mata yang biasanya dialami oleh orang dewasa. Namun perlu kita ketahui, penyakit mata ini juga bisa menyerang anak kecil. Oleh karena itu, ada baiknya kita mengetahui informasi penting mengenai mata plus yang terjadi pada anak kecil.

Mata plus yang memiliki nama ilmiah (hyperopia atau hypermetropia) atau sering dikenal dengan rabun dekat adalah salah satu gangguan pada mata yang umumnya menyerang orang dewasa. Namun, beberapa kasus menunjukkan bahwa rabun dekat ini bisa menyerang anak kecil. Para penderita rabun jaun ini biasanya tidak bisa melihat objek yang jauh dengan jelas, namun jika melihat objek yang dekat justru akan terlihat samar-samar. Pada kasus mata plus di kalangan anak-anak, organ mata mereka biasanya tidak selalau memiliki masalah dengan penglihatan karena lensa mata mereka masih fleksible. Namun, ada beberapa kasus yang cukup berat, anak-anak yang menderita rabun dekat akan memerlukan kacamata.

Baca juga: Memilih dan Menggunakan Obat Tetes Mata

Rabun dekat atau mata plus ini biasanya terjadi bila bola mata terlalu pendek, kornea mata terlalu datar atau bahkan lensa mata yang dimiliki penderita rabun jauh tidak cukup tebal. Dengan kondisi organ mata yang demikian, cahaya yang diterima mata yang seharusnya jatuh tepat di retina akan terfokus di belakang retina yang membuat objek yang berada di dekat matatidak dapat dilihat dengan jelas. Sampai saat ini penyebab dari kelainan ini belum diketahui, namun diperkirakan riwayat keluarga memiliki pengaruh yang besar dalam masalah mata ini. Sebagian bayi atau anak-anak memang memiliki mata plus. Gangguan mata ini akan menghilang seiring dengan bertambahnya usia mereka.

Beberapa tanda-tanda anak mengalami mata plus akan terlihat pada saat mereka melakukan kegiatan sehari-harinya. Sebagai orang tua, mengamati setiap detik kegiatan anak-anak bisa dilakukan untuk mengetahui tanda-tanda jika memang mereka memiliki gangguan pada mata pada khususnya mata plus. Beberapa tanda-tandanya seperti sering duduk terlalu dekat saat menonton TV, membaca terlalu dekat, sakit kepala, sering menggosok matanya, dan beberapa keluhan karena mereka merasa tegang pada bagian mata. Pada kasus yang lebih serius, bahkan mata anak-anak terlihat juling.

Dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak, penglihatan yang baik sangat diperlukan untuk tumbuh kembang mereka. Beberapa gangguan mata membuat mereka cenderung lebih sulit untuk belajar dan memahami sesuatu yang akan berguna bagi hidup mereka. Untuk itu mengetahui apakah anak memiliki gangguan mata sangat penting.

Jika memang anak mengalami gangguan mata khususnya mata plus, beberapa solusi bisa dilakukan dengan cara menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk mempertajam penglihatan mereka. Perlu kita ketahui bahwa tidak semua anak yang mengalami mata plus perlu menggunakan kacamata ataupun lensa kontak. Mata plus yang terjadi pada anak dengan intensitas kurang dari plus satu masih bisa melihat dengan jelas oleh karena otot mata mereka masih elastis dan berfungsi dengan baik.

Untuk penggunaan kacamata, sebagai orang tua harus pandai-pandai dalam memilih kacamata untuk anak. Pemilihan kacamata yang tepat untuk anak akan tepat guna untuk mereka dan tidak akan mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih kacamata yang tepat untuk anak.

  • Pilihlah kacamata yang memiliki tali atau rantai karena anak-anak yang aktif akan selalu bergerak. Hal ini sangat penting untuk menghindari kacamata yang hilang dan bahkan pecah karena jatuh saat bermain.
  • Pilihlah kacamata yang memiliki bingkai dan lensa antigores untuk mengindari kerusakan pada kacamata saat anak bermain.
  • Disarankan untuk memilih kacamata yang menggunakan per untuk anak agar terhindar dari patahnya kacamata saat anak melakukan aktivitas.

Meski demikian, memilih kacamata yang tepat untuk anak harud tetap dalam anjuran dokter untuk menghindari ketidakcocokan penggunaan kacamata.

Memang beberapa kasus ditemukan bahwa anak yang mengalami mata plus akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia mereka. Untuk menghindari hal-hal yang lebih buruk, ada baiknya orang tua memeriksakan mata anaknya jika memang terjadi beberapa tanda-tanda yang tersebut diatas. Beberapa penelitian mengatakan bahwa kasus mata plus pada anak yang tidak segera ditangani akan berpengaruh pada proses belajar akademis anak. Seperti contonya kurangnya kemampuan membaca, mata juling, dan mata malas. Mata juling adalah kondisi dimana mata anak tidak bisa melihat ke arah yang sama. Sedangkan mata malas adalah adalah kondisi dimana fungsi mata dan otak tidak berjalan dengan baik.

Beberapa ahli mata menyarankan untuk memeriksakan mata anak yang baru lahir untuk mengetahui apakah ada masalah mata bawaan pada anak. Mereka juga menyarankan untuk memeriksakan mata anak pada saat mereka berumur 6 bulan. Pada pemeriksaan ini biasanya dilakukan pemeriksaan lengkap untuk mengetahui apakah mata anak beresiko mengalami rabun jauh, rabun dekat, ataupun masalah pada gerakan mata mata anak. Pada usia 3 tahun, pemeriksaan mata anak juga harus dilakukan untuk ketajaman visual anak. Selanjutnya, pemeriksaan dilakukan kembali pada saat anak berusia 5 tahun untuk mengetahui ketajaman dan keselarasan mata. Tidak berhenti sampai di situ, ketika anak berusia diatas 5 tahun, pemeriksaan mata dilakukan setiap tahun sekali bagi anak yang membutuhkan bantuan kacamata. Semua anak yang normal disarankan untuk memeriksakan matanya setiap 2 bulan sekali.

Indera penglihatan anak sangat menentukan lancarnya tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua harus memeriksakan mata anak secara rutin. Demikian informasi mengenai mata plus pada anak. Semoga bermanfaat.

Konsultasikan kesehatan anda di Health Care Personal Consultation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.