Home Buleleng Round Up Satukan Persepsi Penanganan Bencana, BPBD Buleleng Gelar Forum

Satukan Persepsi Penanganan Bencana, BPBD Buleleng Gelar Forum

62
0
SHARE

Pemaron, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng mengelar Forum Penanggulangan Bencana dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Buleleng dan Stakeholder terkait dalam upaya menyatukan persepsi penanganan bencana.

Forum Penanggulangan Bencana (FPB) Kabupaten Buleleng merupakan salah satu program yang dilakukan BPBD Kabupaten Buleleng didalam mengumpulkan potensi untuk penanganan bencana disamping sebagai langkah koordinasi dan konsolidasi OPD di Pemkab Buleleng dan stakeholder terkait yang terlibat dalam penanganan bencana.

Selain sejumlah OPD yang terkait dalam penanganan bencana, BPBD Buleleng juga melibatkan Basarnas, PMI, Pramuka, Orari, Jurnalis dan PLN, bahkan dalam kegiatan yang berlangsung Kamis siang di Ruang Pertemuan Kantor Tenaga Kerja Pemkab Buleleng juga menghadirkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Denpasar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng Ida Bagus Suadnyana disela-sela kegiatan mengatakan, Forum Penanggulangan Bencana (FPB) Kabupaten Buleleng itu sebagai upaya langkah-langkah untuk dapat melakukan tugas-tugas penanganan bencana dengan cepat dan tepat.

Kalak BPBD Buleleng Suadnyana mengungkapkan, keberadaan Forum Penanggulangan Bencana akan mampu secara dini masing-masing OPD dan stakeholder terkait dalam penanganan bencana dapat melakukan tugasnya secara langsung di lapangan. “Selama ini kita sering menyebut koordinasi tapi lupa maknanya. Karena fungsi kita berbeda-beda jadi kita bantu satu sama lain”,ungkapnya.

Selain melakukan diskusi dalam upaya penanganan bencana, dalam kegiatan Forum Penanggulangan Bencana itu juga diberikan sejumlah materi secara khusus dari BMKG untuk memastikan titik-titik kerawanan bencana di Bali Utara dan juga kondisi terakhir pasca terjadinya gempa lombok.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.