Home Buleleng Round Up Retribusi Sampah Belum Optimal, Pembayaran Online Hanya Sasar Rumah Tangga

Retribusi Sampah Belum Optimal, Pembayaran Online Hanya Sasar Rumah Tangga

50
0
SHARE

Kampung Kajanan, Retribusi persampahan yang dipunggu melalui rekening PDAM Kabupaten Buleleng belum optimal untuk mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng, sebab saat ini baru menyasar pelanggan PDAM Buleleng dengan katagori rumah tangga.

Potensi retribusi pelayanan persampahan yang dipunggut melalui rekening PDAM Kabupaten Buleleng masih belum optimal untuk meningkatkan PAD Kabupaten Buleleng, sebab katagori niaga, pemerintah dan sosial masih terabaikan dan pungutan retribusi sebesar Rp 5.000,- perbulan hanya menyasar pelangan rumah tangga.

Direktur Utama PDAM Buleleng, Made Lestariana, selasa siang membenarkan pungutan retribusi pelayanan persampahan baru menyasar pelanggan PDAM Buleleng dalam katagori rumah tangga pada 19 Desa dan Kelurahan di Kota Singaraja, sementara pada pelanggan niaga, pemerintah dan sosial masih belum tersentuh dengan retribusi secara online tersebut.

Dirut PDAM Buleleng Lestariana mengatakan, secara keseluruhan pelanggan PDAM Buleleng di 19 Desa dan Kelurahan tercatat sebesar 20.000 pelanggan, namun tidak seluruhnya terkena retribusi pelayanan persampahan. “Dari potensi yang ada kalau kita anggap 80% jadi setiap bulan minimal bisa masuk 80 juta”,ungkapnya.

Terkait dengan pelaksanaan pemungutan retribusi pelayanan persampahan yang dimulai pada bulan maret ini telah dilakukan secara online maupun pada loket-loket pembayaran lainnya, diperkirakan dari pelaksanaan pemungutan itu akan ada peningkatan pembayaran retribusi sampah mencapai 60 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya, sebab retribusi sampah hanya dipungut melalui loket pembayaran saja.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.