Home Buleleng Round Up Residivist Maling Ternak Berulah Lagi

Residivist Maling Ternak Berulah Lagi

14
0
SHARE

Kampung Kajanan, Setelah sempat tertangkap karena maling babi, seorang pemuda kembali tertangkap polisi karena melakukan aksi yang sama.

AJ (17) terpaksa harus merasakan kembali dinginnya tembok penjara. Pasalnya pemuda asal desa kaliasem kembali melancarkan aksinya untuk mencuri ternak warga. Kali ini ternak berupa burung milik Ketut Sumenada di desa selat menjadi target AJ. Pelaku AJ melancarkan aksinya pada hari jumat (16/10) sekitar pukul 06.00 wita. Masuk dengan cara mencongkel engsel pintu AJ berhasil mengambil burung dari sangkarnya kemudian ditempatkan di dalam kandang jangkrik. Usai melancarkan aksinya AJ bergegas kabur membawa burung tersebut ke Desa Pujungan Kecamatan Pupuan, Tabanan.

Aksi tersebut diketahui polisi yang langsung memburu pelaku. Tidak lama pelaku berhasil diringkus bersama barang hasil curian berupa 11 ekor burung, 5 buah kandang jangkrik, 1 unit sepeda motor, senter dan topi hitam.

KBO Sat Reskrim Polres Buleleng, Iptu Dewa Sudiasa menjelaskan kondisi rumah sedang kosong saat pelaku AJ berniat mencuri burung. Jenis burung yang AJ curi bahkan beragam dengan nilai sekitar 2.5 juta hingga 4 juta per ekornya. “Kebetulan rumah sedang sepi jadi pintunya di congkel pelaku. Beberapa burung sudah di jual”,ungkapnya.

KBO Sat Reskrim Polres Buleleng Iptu Dewa Sudiasa didampingi Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya menambahkan pelaku AJ akan di proses untuk memberikan efek jera. Karena mengulang perbuatannya, sesuai dengan undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak, AJ tidak lagi mendapat diversi. “Diversi itu yang hukumannya 7 tahun ke bawah. Tapi tidak berlaku untuk pengulangan”,jelasnya.

Akibat perbuatannya AJ kembali di jerat pasal 363 ayat 1 ke 3,4, dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara menunggu proses pelimpahan, burung dikembalikan ke korban untuk di rawat.

Untuk diketahui AJ merupakan seorang residivist yang pernah tertangkap karena mencuri babi bersama dua orang temannya di Desa Selat Kecamatan Sukasada. Aksinya behasil digagalkan warga setelah pemilik babi Ketut Wijana (48) mendengar suara babi ribut di kandangnya. Ia kemudian bersama warga memburu pelaku dan berhasil mengamankan AJ yang kemudian di serahkan ke Polsek Sukasada.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.