Home Buleleng Round Up Ratusan Pecinta Radio Amatir di Bali Ikuti Ujian Negara di Buleleng

Ratusan Pecinta Radio Amatir di Bali Ikuti Ujian Negara di Buleleng

81
0
SHARE
Berita Buleleng Terbaru, Berita Buleleng Hari Ini

Sebanyak 479 orang pengguna frekuensi radio amatir dari sembilan kabupaten dan kota di Bali Minggu (10/09/2017) siang mengikuti ujian negara di gedung kesenian Gde Manik Singaraja.

Singaraja, Acara diawali dengan menyanyikan lagi Indonesia raya tiga Stanza oleh para peserta ujian negara.Sebelum mengikuti ujian negara, para peserta diberikan pembekalan oleh instruktur dari Orari Bali.

Usai memberikan sambutan kepala Balai Monitoring, Balmon Denpasar  Tri Joko mengatakan penggunaan frekuensi amatir radio belakangan semakin tinggi. Situasi ini jika tidak dikendalikan dikhawatirkan menimbulkan ganguaan atau kerugian terhadap pengguna frekuensi radio yang sudah berizin. Balmon sendiri sejauh ini sudah melakukan upaya penertiban hingga menindak pihak yang terbukti tidak memiliki izin frekuensi radio. “Pada saat mereka belum memegang ijin, kita belum katakan bahwa mereka itu seorang amatir, kita anggap mereka pengguna frekuensi liar,” ujar Tri Joko.

Berita Buleleng Terbaru, Berita Buleleng Hari IniKepala Balai Monitoring, Balmon Denpasar  Tri Joko mengakui kesadaran masyarakat untuk mengurus ijin radio amatir di bali kian tahun semakin meningkat. Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut balmon Denpasar bekerjasama dengan Orari Lokal Buleleng  menggelar ujian negara. Ujian ini sejatinya sangat penting karena pengguna yang mengikuti ujian dan dinyatakan lulus akan mendapatkan pengakuan secara hukum dan diizinkan untuk menggunakan frekuensi radio itu sendiri. “Spesifik di Bali, animo masyarakat tinggi sekali artinya itu menggambarkan tingkat kesadaran masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu panitia lokal Dinar Indra mengatakan, waktu persiapan ujian yang begitu singkat ternyata memberikan hasil positif. Hal ini terlihat dari partisipasi peserta mencapai 479 orang dari sembilan kabupaten dan kota di Bali. Dari jumlah 473 orang mengikuti ujian kategori Strata Delta dan Strata Siaga sedangkan 6 orang naik tingkat ke Penggalang. “Peserta itu dari seluruh Bali. Jadi sembilan kota dan satu kota madya, jadi jumlahnya 10 daerah,” tutup Dinar Indra. (wir/ea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.