Home Buleleng Round Up Proses Delik Aduan Pengerebegan Perselingkuhan Di Anturan Terancam Gagal

Proses Delik Aduan Pengerebegan Perselingkuhan Di Anturan Terancam Gagal

31
0
SHARE

Kampung Kajanan, Meski telah dilaporkan secara resmi ke Mapolres Buleleng atas aksi pengerebegan perselingkuhan Di Desa Anturan yang dilakukan seorang perempuan bahkan disiarkan secara langsung di media sosial, namun dalam proses kasus delik aduan itu terancam gagal dilakukan proses penanganan.

Upaya penanganan yang dilakukan Unit PPA Sat Reskrim Polres Buleleng berkaitan dengan laporan delik aduan dugaan perzinahan dengan pelapor DG terancam bakal tidak dapat dilanjutkan, sebab pelapor DG belum bisa menunjukan hubungan sah dengan terlapor DS melalui sebuah akte perkawinan.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Jumat siang mengatakan, setelah dilaporkan ke polisi dilakukan penanganan berkaitan dengan pengaduan korban DG atas ulah dugaan perzinahan yang dilakukan DS, namun korban tidak bisa menunjukan akte perkawinan, bahkan diyakini korban akan mencabut delik aduan tersebut di polisi.

Kasubag Humas Gede Sumarjaya mengatakan, terhadap kasus delik aduan itu juga dilakukan proses penyidikan terhadap saksi-saksi termasuk mendengarkan keterangan korban sendiri dan prosesnya telah sesuai dengan proses penyelidikan dan penyidikan.”Ada dugaan sementara DG dengan laki-lakinya belum memiliki akte perkawinan, sehingga dalam penyelidikan belum cukup bukti. Dari sana sepertinya DG akan mencabut pengaduan yang disampaikan,”jelasnya.

Berdasarkan sejumlah informasi yang dikumpulkan menyebutkan, sebelum merekam secara langsung video perselingkuhan suaminya itu, pemilik akun facebook berinisial DG telah menunggu hingga kemudian mengetahui dan memastikan keberadaan orang yang disebutkan suaminya itu bersama seorang perempuan lain, bahkan dengan video siaran langsung itu mengerebeg suaminya yang kedapatan berhubungan badan.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.