Home Buleleng Round Up Presiden Cabut Remisi KJB Gelar Doa Bersama

Presiden Cabut Remisi KJB Gelar Doa Bersama

27
0
SHARE

Banjar Tegal, Komunitas Jurnalis Buleleng, KJB Minggu (10/02) menggelar sembahyang bersama di Tugu Singa Ambara Raja.

Pencabutan remisi terhadap Nyoman Susrama, terpidana dalam kasus pembunuhan wartawan Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa mendapat respon positif dari para wartawan yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Buleleng, KJB. Respon itu ditunjukkan dengan menggelar persembahyangan bersama di Tugu Singa Ambara Raja.

Presiden KJB Ketut Wiratmaja menjelaskan tujuan dari persembahyangan bersama selain sebagai rasa syukur atas pencabutan Kepres pemberian remisi  oleh Presiden, juga untuk mendoakan almarhum menyatu dengan Sang Maha Pencipta. “Kami mengucap puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah menyadarkan presiden Joko Widodo kita dengan mencabut remisi Nyoman Susrama terpidana pembunuhan wartawan AA Prabangsa. Kedua kita mendoakan AA Prabangsa agar Amor Ring Acintya menyatu dengan sang pencipta, Ketiga mendoakan keluarga yang di tinggalkan semoga di beri ketabahan dan menyongsong perhelatan pemilu 2019 ini Buleleng tetap aman, ajeg, dan dalam cuaca ekstrim Buleleng terhindar dari bencana”,ungkapnya.

Sebelumnya pada Minggu (27/01) KJB juga menggelar aksi teaterikal sebagai aksi protes atas keluarnya Kepres pemberian remisi kepada Nyoman Susrama.

Seperti diketahui setelah mendapat kiritikan dan masukan dari berbagai pihak, Presiden Jokowi akhirnya mencabut remisi yang diberikan terhadap I Nyoman Susrama, terpidana pembunuhan berencana AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Puncak Hari Pers di Surabaya akhir pecan lalu.

Kasus pembunuhan berencana itu terjadi pada 11 Februari 2009 silam di kediaman Nyoman Susrama yang berlokasi di Banjar Petak, Bangli. Eksekusi pembunuhan diperkirakan dilakukan sekitar pukul 16.30 hingga 22.30 WITA.(tut/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.