Home Buleleng Round Up Polisi Pergoki Lima Pelaku Pelemparan Mobil Di Gitgit, Tiga Pelaku Berhasil Kabur

Polisi Pergoki Lima Pelaku Pelemparan Mobil Di Gitgit, Tiga Pelaku Berhasil Kabur

34
0
SHARE

Sukasada, Polisi dari gabungan Polsek Sukasada dan Sat Reskrim Polres Buleleng memergoki lima pelaku aksi pelemparan mobil di lintasan Jalan Singaraja Pancasari tepatnya di Dusun Wira Bhuana Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, dua orang langsung diamankan dan tiga pelaku berhasil kabur.

Penangkapan terhadap para pelaku aksi pelemparan batu ke arah sejumlah mobil yang melintas di lintasan Jalan Dusun Wira Bhuana Desa Gitgit dilakukan setelah polisi menerima laporan dari Kadek Arimawan (34) warga Desa Pemaron Kecamatan Buleleng yang melintasi jalan jurusan Denpasar Singaraja dengan mengendarai mobil Daihatsu Sigra DK 1413 UY, namun setelah sampai Kilometer 13 Dusun Wira Buana, Desa Gitgit tiba tiba ada yang melempar dengan batu dan mengenai kaca depan hingga kaca pecah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan korban tancap gas dan melaporkannya ke polisi.

Sejumlah personil polisi yang berada tidak jauh dari lokasi peristiwa langsung bergerak, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sukasada, Iptu Ketut Nudia, lima pelaku berhasil diidentifikasi, namun saat polisi mendatangi lokasi dan melakukan penyergapan terhadap pelaku di pertigaan jalan menuju Desa Lemukih, tiga orang berhasil kabur dengan mengunakan sepeda motor, sedangkan dua orang yang tertinggal langsung dibekuk dan diamankan ke Mapolsek Sukasada.

Dua orang yang diamankan polisi itu diantaranya, SR Bin GR (16) dan Jery Lukman Nawawi Bin Fatul, warga Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada, sedangkan tiga pelaku yang identitasnya telah dikantongi juga warga Desa Pegayaman.

Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung, Jumat pagi mengatakan, dua pelaku berhasil diamankan setelah melakukan aksinya dengan mengunakan tiga sepeda motor, sehingga untuk saat ini dua pelaku telah diamankan dan tiga masih dalam pengejaran.

Kapolsek Sukasada Landung didampingi Kasubag Humas, Iptu Gede Sumarjaya memaparkan, polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus pelemparan batu itu untuk memastikan motif yang dilakukan pelaku. “Kalau motifnya kita masih dalami, karena dua pelaku yang kami amankan merupakan dibonceng teman-temannya. Menurut keterangan sementara ada 5 orang. Tim masih menyisir sampai pagi tetapi mereka ternyata tidak pulang kerumahnya. Tetapi masyarakat setempat mengatakan bahwa mereka orang pegayaman,”ujarnya.

Dua pelaku yang telah diamankan, telah mengakui perbuatan yang dilakukan dengan secara sengaja melakukan pelemparan terhadap mobil-mobil yang melintasi jalan di gitigit tersebut, hingga kemudian menyebabkan keresahan warga, bahkan dari data di Mapolsek Sukasada menyebutkan ada 7 kasus yang terjadi, namun baru 4 kasus yang dilaporkan secara resmi.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.