Home Buleleng Round Up Polisi Bekuk 2 Orang Pengedar Narkoba

Polisi Bekuk 2 Orang Pengedar Narkoba

14
0
SHARE

Kampung Kajanan, Jajaran Satres Narkoba Polres Buleleng menciduk 2 orang pelaku pengedar narkoba. Kedua pelaku mengaku menjual narkoba jenis sabu-sabu itu lantaran terhimpit ekonomi, sehingga nekat terjun ke dunia narkoba.

Dua orang yang diamankan polisi itu, diantaranya Abdur Rahim alias Aim (50) warga Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng dan Putu Gede Merta Yasa alias Blonet (27) warga Dusun Kelodan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng. Mereka ditangkap di 2 lokasi yang berbeda. Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan beberapa paket narkoba jenis sabu-sabu.

Aim pertama ditangkap di areal pintu keluar eks Pelabuhan Buleleng diciduk polisi saat mengambil 7 paket sabu-sabu dengan total berat 2,08 gram. Polisi yang curiga dari awal, langsung menggeledah Aim. Dari tangan Aim, polisi menemukan 7 paket sabu-sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok.

Aim pun langsung diglandang ke Mapolres Buleleng untuk menjalani pemeriksaan. Aim mengaku, stres karena terhimpit masalah ekonomi, sehingga pria yang bekerja sebagai penjaga sarang walet ini nekat memilih jalur narkoba. Namun Aim menampik jika dirinya seorang pengedar. Aim pun mengaku, disuruh seseorang mengambil sebuah paket di pintu keluar Eks Pelabuhan Buleleng.

Kapolres Buleleng, AKBP Suratno menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, Aim terbukti seorang pengedar sekaligus pengguna sabu-sabu. Meski begitu, polisi masih akan mendalami asal usul barang haram tersebut.

Kapolres Suratno mengatakan, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Buleleng kini masih melakukan sejumlah pengembangan atas penangkapan pelaku narkoba dengan barang bukti yang banyak tersebut. “Seperti yang sudah sering saya sampaikan semua sistem tempel. Jadi mereka mengambil dari paket lalu dijual kembali dan komunikasinya komunikasi terputus. Tapi saya yakin rata-rata masuknya dari Denpasar. Tapi kita konfirmasi dulu keterangan pelaku apa benar dia hanya disuruh, tapi faktanya dia yang menjual sendiri”,ujarnya.

Selain Aim, Sat Res Narkoba Polres Buleleng juga menangkap seorang pengedar sabu-sabu lain, bernama Blonet yang ditangkap saat akan menjual sabu-sabu kepada seseorang, di sebelah barat kantor kepala desa Banjar dengan barang bukti satu paket sabu-sabu dengan berat 0,16 gran.

Akibat perbuatannya ini, kini tersangka Aim dan tersangka Blonet terancam dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana paling 12 tahun penjara serta denda paling banyak Rp8 Miliar.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.