Home Buleleng Round Up Pokmaswas Pantai Penimbangan Tunggu Realisasi Bantuan PSKL

Pokmaswas Pantai Penimbangan Tunggu Realisasi Bantuan PSKL

18
0
SHARE

Baktiseraga, Kelompok Pengawas Masyarakat, Pokmaswas Sari Segara Pantai Penimbangan hingga kini maish menunggu realisasi bantuan dari Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan.

Kades Baktiseraga Gusti Putu Armada hingga kini masih  menunggu realisasi bantuan dari  Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan disingkat PSKL. Sebelumnya PSKL sebagai sebuah lembaga dibawah kementerian Lingkungan hidup dan kehutanan RI  sudah melihat secara langsung kegiatan Pokmaswas Sari Segara Desa Baktiseraga di Pantai Penimbangan, Merekapun mengaku snagat antusias akan sejumlah kegiatan yang telahd ilakukan dan direncanakan oeh Pokmaswas di Pantai Penimbangan. Dihadapan utusan PSKL kades Bagktiseraga Gusti Putu Armada memaparkan sejumlah kegiatan pengawasan yang telah dilakukan oleh masyarakatnya baik dalam pembudidayaan penyu maupun pemeliharaan terumbu karang yang ada di kawasan Pantai Penimbangan. Armada berharap PSKL mampu menjembatani kebutuhan Pokmaswas Pantai Penimbangan kepada pemerintah pusat sehingga keberadaan kawasan dan lingkungan yang trend dengan singkatan PP tersebut lebih menggeliat dan terjaga “penganggaran itu bisa disupport oleh PSKL entah nanti dianjutkan ke KSDA itu beliau yang tahu. Tapi intinya sarana-sarana seperti untuk membersihkan karang seperti alat selam itu kan masuk disana”,ujarnya.

Sebelumnya saat berkunjung ke Pokmaswas Pantai penimbangan beberapa bulan lalu Kepala Seksi Penyiapan Kawasan Usaha Perhutanan  Sosial, Balai Perhutanan Sosial Dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Jawa, Bali Nusra  Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan   RI Ahmad Syarifuddin Fauzi mengaku sangat tertarik dengan upaya yang dilakukan masyarakat dilingkungan Pantai Penimbangan. Dua usaha yang dilakukan berupa konservasi penyu dan terumbu karang masuk dalam katagori penanganan PSKL. Saat itu  Syarifuddin Fausi mengatakan bantuan bersifat insentif berupa peralatan dan pemberdayaan masyarakat. Sesuai pengalaman yang telah berjalan, setiap kelompok berhak mendapatkan bantuan hingga 50 juta rupiah. “Konservasi penyu itu komunitasnya bisa masuk dalam kegiatan yang kami lakukan. Meningkatkan kemampuan untuk melestarikan lingkungan hidup. Apalagi disini ada potensi meskipun tempatnya ramai ada penyu yang bertelur disini. Kepedulian teman-teman menjaga daerah ini agar bisa digunakan untuk penyu itu bertelur”ucapnya.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.