Home Uncategorized Pokmaswas Pantai Penimbangan Diapresiasi PSKL

Pokmaswas Pantai Penimbangan Diapresiasi PSKL

199
0
SHARE
Suasana diskusi di sekretariat Pokmaswas PP

Bakti Seraga, Kelompok Pengawas Masyarakat, Pokmasw Pantai Penimbangan mendapatkan apresiasi dari Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan.

Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan disingkat PSKL  sebagai sebuah lembaga dibawah kementerian Lingkungan hidup dan kehutanan RI  mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan hutan, penanganan hutan adat, dan kemitraan lingkungan.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Penyiapan Kawasan Usaha Perhutanan  Sosial, Balai Perhutanan Sosial Dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Jawa, Bali Nusra  Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan   RI Ahmad Syarifuddin Fauzi, saat berdiskusi dengan kelompok pengawas masyarakat, Pokmaswas Pantai penimbangan Minggu (11/02/2018) di secretariat Pokmaswas Pamtai Penimbangan. Diskusi diikuti Kades Bakti Seraga, Gusti Putu Armada, staf Kehutanan Hesti Sagiri Penyuluh Dinas Perikanan dan anggota Pokmaswas Pantai penimbangan.

Dalam kesempatan itu Kades Bakti Seraga Gusti Putu Armada memaparkan sejumlah kegiatan pengawasan yang telah dilakukan oleh masyarakatnya baik dlaam pembudidayaan penyu maupun pemeliharaan terumbu karang yang ada di kawasan Pantai Penimbangan. Armada berharap PSKL mampu menjembatani kebutuhan Pokmaswas Pantai Penimbangan kepada pemerintah pusat sehingga keberadaan kawasan dan lingkungan yang trend dengan singkatan PP tersbeut lebih menggeliat dan terjaga

Menyikapi harapan tersebut  Kepala Seksi Penyiapan Kawasan Usaha Perhutanan  Sosial, Balai Perhutanan Sosial Dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Jawa, Bali Nusra  Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan   RI Ahmad Syarifuddin Fauzi mengaku sangat tertarik dengan upaya yang dilakukan masyarakat dilingkungan Pantai penimbangan. Dua usaha yang dilakukan berupa konservasi penyu dan terumbu karang masuk dalam katagori penanganan PSKL. “Saya sangat tertarik denganteman-teman komunitas disini (PP-red). Apalagi pada awalnya mereka memanfaatkan modal sendiri untuk tetap menjaga penyu bertelur di kawasan setempat. Walau kawasan ini tergolong ramai oleh wisatawan,” ungkapnya

Saat ditanya bantuan yang mungkin dikucurkan kepada Pokmaswas Pantai penimbnagna, Kepala Seksi Penyiapan Kawasan Usaha Perhutanan  Sosial, Balai Perhutanan Sosial Dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Jawa, Bali Nusra  Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan   RI Ahmad Syarifuddin Fausi mengatakan bantuan tersbeut bersifat insentif berupa peralatan dan pemberdayaan masyarakat. Seseuai pengalaman yang telah berjalan, setiap kelompok berhak mendapatkan bantuan hingga 50 juta rupiah.(Wir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.