Home Buleleng Round Up Pesan Damai Perayaan Hari Waisak

Pesan Damai Perayaan Hari Waisak

69
0
SHARE

Banjar Tegehe, Pesan damai terungkap dalam puncak peringatan Hari Tri Suci Waisak Buddhist Era (BE) 2562 yang dilaksanakan secara bersama di Vihara Brahma Arama di Desa Banjar Tegehe, Kecamatan Banjar.

Puncak perayaan Hari Tri Suci Waisak Buddhist Era (BE) 2562 tahun 2019, Sabtu malam memberikan vibrasi kedamaian untuk bangsa indonesia yang tengah diterpa berbagai permasalahan pasca pelaksanaan Pemilu 2019, sehingga Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengajak pesan damai Waisak mampu disebarkan untuk kedamaian dan kerukunan umat beragama, secara khusus di Kabupaten Buleleng.

Wabup Sutjidra disela-sela pelaksanaan perayaan bersama Hari Tri Suci Waisak berharap, pesan damai di Hari Waisak tersebut tidak saja dilakukan oleh umat Budha, namun diharapkan seluruh umat beragama dapat menerapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta tetap menjaga kebersamaan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Hal senada diungkapkan Ketua Panitia perayaan Hari Tri Suci Waisak Pandita Ketut Rendah, dimana melalui pesan damai yang terpancarkan dalam perayaan bersama Hari waisak di Buleleng akan memberikan kekuatan untuk tetap dalam kebersamaan.”momen kebersamaan untuk memperkuat kesatuan NKRI, itu harapan kita dan mudah-mudahan melalui perayaan bersama ini membawa berkah kemuliaan bagi kita semua,”jelasnya.

Hari Tri Suci Waisak Tahun 2562 bagi umat Budha memliki makna tiga hal terpenting dari perjalanan Sidartha Gautama, dari lahir hingga menjadi Sang Budha dan mencapai Parinibbana, sejatinya mengingatkan umat Budha dengan ajaran cinta kasih untuk kedamaian dari Sang Budha yang telah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk diri sendiri dan orang lain. Termasuk menebar cinta kasih dan kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.