Home Buleleng Round Up Permudah Akses Layanan, Kecamatan Buleleng Rancang Aplikasi Berbasis Icloud

Permudah Akses Layanan, Kecamatan Buleleng Rancang Aplikasi Berbasis Icloud

165
0
SHARE

Banjar Tegal, Guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat, Kecamatan Buleleng merancang sebuah aplikasi dengan sistem Icloud.

Aplikasi ini merupakan suatu media online yang dirancang Kecamatan Buleleng untuk masyarakat agar mendapatkan kemudahan dalam memproses data administrasi kependudukan. Aplikasi dengan sistem Icloud ini menawarkan kemudahan seperti, dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Berbeda dengan sistem server, sistem aplikasi Icloud ini hanya mengandalkan jaringan internet. Selain itu, aplikasi ini pun dapat di akses melalui smartphone. Biaya yang dihabiskan pun lebih murah dibanding dengan menggunakan server. Hanya saja, apabila jaringan internet tergaggu, maka proses permohonan melalui aplikasi ini sedikit tersendat. Sebab tak jarang pula jaringan internet dari provider mengalami gangguan. Dalam proses perancangannya, Kecamatan Buleleng menggandeng Programer Nyoman Pastia.

Dikonfirmasi usai sosialisasi rancangan aplikasi, Kamis (16/01) pagi, Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara menjelaskan, untuk tahap awal aplikasi ini akan diterapkan di wilayah Kecamatan Buleleng sebagai pilot project. Menerapan aplikasi ini dimaksudkan untuk mempercepat dan mengefisiensi waktu yang digunakan dalam proses mengurus administrasi yang dibutuhkan. “Tentu informasi pelayanan publik ini sangat kita perlukan untuk mengimbangi kecepatan informasi seperti di media sosial. Kita harapkan adanya percepatan pelayanan pada masyarakat,”ungkapnya.

Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara menambahkan, dalam prosesnya, penggunaan aplikasi ini serupa dengan aplikasi Gojek ataupun Grab. Setiap pemohon yang melakukan proses melalui aplikasi ini akan mendapatkan notifikasi. Begitu pula dengan aparat desa hingga ke kecamatan. Dengan demikian, pemohon dapat memantau sejauh mana proses yang telah dilakukan tanpa menunggu berlama-lama di kantor desa. “Setelah mendownload maka masyarakat akan disiruh memasukkan NIK, dan setelah itu memilih layanan yang akan dimohonkan,”paparnya.

Sementara itu, Programer Nyoman Pastia menyatakan, aplikasi dengan sistem Icloud ini sangat bergantung pada jaringan internet. Namun sangat efisien dan juga fleksibel dalam penggunaannya. “Kalau jaringan internetnya kurang bagus ya tidak bisa dipakai. Kasarnya kalau bisa Whatsapp aplikasi itu akan bisa dipakai,”terangnya.

Untuk sementara, aplikasi hanya dapat di akses di demo.bumdesaku.id berupa demo atau trial untuk layanan bumdes. Sementara untuk layanan desa dapat diakses pada website edesaku.id. Aplikasi ini juga merupakan salah satu alternative untuk mempermudah proses pelayanan. Rencananya aplikasi ini akan di launching pada HUT kota di bulan Maret mendatang. Meskipun nantinya telah resmi diberlakukan, proses manual juga masih diberlakukan.(dyn/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.