Home Buleleng Round Up Pemindahan Pusat Pemerintahan Ke Denpasar Masih Misteri

Pemindahan Pusat Pemerintahan Ke Denpasar Masih Misteri

342
0
SHARE

Kampung Bugis, Pemindahan pusat pemerintahan dari Kota Singaraja ke Denpasar pada tahun 1958 masih menjadi misteri dan belum ada alasan yang tepat atau sesuai, sehingga alasan pemindahan Ibu Kota Provinsi Bali dari Singaraja ke Denpasar masih misteri hingga saat ini.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti alasan pemindahan ibukota Provinsi Bali dari Singaraja ke Denpasar, bahkan sejumlah orang-orang yang terkait dengan proses pemindahan itu tidak mengetahui secara pasti. Seperti diungkapkan Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Puspaka, Selasa siang saat Soft Opening Museum Sunda Kecil di Eks Pelabuhan Buleleng.

Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka mengatakan, hingga saat ini tidak ada alasan yang tepat dan jelas terkait pemindahan ibu kota Provinsi Bali dari Singaraja ke Denpasar, bahkan masih menjadi misteri hingga saat ini. “Ini sejarah yang kita ungkap yang nantinya akan ada pertanyaan dari generasi muda. Mari sama-sama kita menggali alasan ilmiahnya”, ujarnya.

Sekda Buleleng Dewa Puspaka mengatakan, keberadaan museum sunda kecil akan menjadi bukti Kota Singaraja pernah menjadi sebuah ibu kota, baik di masa Pemerintahan Sunda Kecil maupun saat menjadi provinsi bali.

Dalam catatan sejarah menyebutkan, Singaraja sebagai Ibu Kota Provinsi Bali berakhir sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Dalam Negeri tertanggal 23 Juni 1960 dimana Denpasar ditetapkan sebagai Kota Provinsi Bali sehingga seluruh pusat pemerintahan dipindahkan ke selatan bali dan sisi bali utara yang ditiunggalkan secara perlahan mulai redup.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.