Home Buleleng Round Up Pasien DB Meningkat Tiga Kali Lipat

Pasien DB Meningkat Tiga Kali Lipat

27
0
SHARE

Kendran, Pasien Demam Berdarah selama tahun 2019 mengalami peningkatan tiga kali lipat. Sementara di awal Januari 2020, demam berdarah mencapai 42 kasus per tangga 16 Januari 2020.

Kasus demam berdarah memang menjadi hal yang perlu mendapat perhatian dan penanganan yang serius. Biasanya kemunculan kasus DB ini dimulai saat musim hujan tiba. Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aides Agepty ini pun merebak dimana-mana. Berdasarkan data yang diperoleh dari RSUD Bueleng, pasien kasus demam berdarah mengalami peningkatan pada tahun 2019. Tak tanggung-tanggung, peningkatannya pun tiga kali lipat dibanding tahun 2018. Tercatat sebanyak 487 pasien demam berdarah dan meninggal 1 orang selama tahun 2019, sedangkan 2018 tercatat 113 kasus dan meninggal 3 orang.

Kasubag Informasi dan humas RSUD Buleleng, I Ketut Budiantara menegaskan,  angka kasus demam berdarah masih di dominasi oleh Kecamatan Buleleng. Kemudian disusul Kecamatan Seririt dan Sukasada. Pada tahun 2019, angka kasus paling tinggi terjadi di pertengahan tahun. Hal ini pun diperlukan penelitian lebih lanjut terkait peningkatan angka kasus demam berdarah itu.”Kalau kita lihat demografi perkecamatan, Buleleng masih menempati angka paling tinggi kemudian seririt dan sukasada. Ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait bulan tertinggi. Biasanya meningkat diawal musim hujan. Namun kasus tahun 2019 menunjukkan dipertengahan kasus, Juni ada 73 kasus, dan Mei 71 kasus,”ungkapnya.

Kasubag Informasi dan humas RSUD Buleleng, I Ketut Budiantara menyampaikan, per tanggal 1 Januari hingga 16 Januari 2020, tercatat ada 42 kasus demam berdarah yag ditangani RSUD Buleleng. “Kalau kita bandingkan dari tahun 2018 dan 2019, tahun 2020 ini tinggi yaitu 42 kasus,”jelasnya.(dyn/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.