Home Buleleng Round Up Operasi Lempuyang Berakhir, Tanpa Helm Masih Mendominasi

Operasi Lempuyang Berakhir, Tanpa Helm Masih Mendominasi

74
0
SHARE

Kampung Kajanan, Seiring dengan berakhirnya pelaksanaan Operasi Patuh Lempuyang 2020, Sat Lantas Polres Buleleng masih mencatat dominasi pelanggaran tanpa mengunakan helm pengamanan sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI).

Berakhirnya pelaksanaan Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang digelar secara serentak Jajaran Polda Bali tidak serta merta menghentikan berbagai upaya penindakan terhadap pelanggaran yang terjadi, sebab dalam pelaksanaan operasi patuh lempuyang 2020 masih mencatat dominasi pelanggaran tidak mengunakan helm pengaman sesuai dengan SNI. Sehingga menyikapi kondisi tersebut, Sat Lantas Polres Buleleng akan terus melakukan kegiatan penindakan melalui kegiatan patroli maupun operasi lalu lintas secara stasioner.

Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa bersama Kabag Ops Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma dan Kasat Lantas AKP Citra Fatwa Rahmadani, Kamis 9 Agustus 2020 di Mapolres Buleleng mengungkapkan, pelaksanaan Operasi Patuh Lempuyang 2020 dilakukan secara khusus dalam upaya memaksimalkan masyarakat untuk sadar dan taat terhadap peraturan lalu lintas.”Operasi ini dilaksanakan itu adalah merupakan waktu yang khusus,orang yang khusus dipilih dan menggunakan anggaran khusus dengan tempo yang khusus karena polri menilai melaksanakan operasi rutin itu belum dianggap maksimal dengan hasil yang ingin dicapai sehingga perlu dilaksanakan operasi lalu lintas dan ketertiban masyarakat,”ungkapnya.

Kapolres Sinar Subawa memaparkan, dalam pelaksanaan operasi kepolisian selama 14 hari di berbagai lokasi yang rawan pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Buleleng dilakukan penindakan secara tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menjadi pemicu kecelakaan.”Penegakan dan penilangan yang dilaksanakan pada saat ini berbeda dengan operasi sebelumnya  jdi disini kita hanya 20 persen itu melaksanakan penilangan terhadap pelanggar kita jauh mengedepankan strategi edukasi karena kita prihatin juga terhadap kondisi masyarakat saat ini jangan sampai operasi yang kita lakukan menyusakan masyarakat kami betul betul menilai melihat dan menganlisa pelanggaran yang berdampak kecelakaan baik diri sendiri dan pengendara yang lain,”jelasnya.

Dalam penindakan yang dilakukan selama pelaksanaan Operasi Patuh Lempuyang 2020, Sat Lantas Polres Buleleng telah menindak pelanggaran tanpa mengunakan helm pengaman SNI sebanyar 327 dan melakukan penindakan langsung berupa tilang sebanyak 460 dan teguran sebanyak 705, sehingga secara total penindakan yang dilakukan sebanyak 1.265 yang didominasi penguna sepeda motor.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.