Home Buleleng Round Up Oknum Guru di Sinabun Dinonaktifkan Sementara

Oknum Guru di Sinabun Dinonaktifkan Sementara

41
0
SHARE

Kaliuntu, Oknum guru yang melakukan kekerasan terhadap anak didiknya di SD N 2 Sinabun dinonaktifkan sementara.

Pasca kasus kekerasan yang menimpa siswa kelas III SD yang dilakukan oleh seorang oknum guru di SD N 2 Sinabun, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng mengambil tindakan tegas. Pasca peristiwa Disdikpora Buleleng yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SD Nyoman Darta mendatangi oknum guru di sekolah setempat, Kamis (15/08) guna mengetahui kronologi sebenarnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan emuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng Made Astika mengatakan, Setelah mendengarkan keterangan dari oknum guru dan juga komite, Disdikpora Buleleng mengambil langkah untuk menonaktifkan sementara oknum guru tersebut. Ia tidak diperbolehkan melakukan proses belajar mengajar. Dan untuk sementara, tugasnya digantikan oleh guru lain untuk mengajar di kelas III. “Dari segi etika keguruan akan kami lakukan tindak lanjut. Kami akan segera memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi dan punishment. Itu berdampak juga pada kekurangan guru yang ada di sana dan kondusifitas kegiatan belajar mengajar di SD tersebut,”ujarnya.

Sementara itu, suami dari oknum guru itu, Gusti Ketut Alus mengakui tindak kekerasan yang dilakukan oleh istrinya terhadap siswa di SD N 2 Sinabun. Penjelasan yang serupa pun ia lontarkan, bahwa pukulan itu merupakan dorongan bagi siswa agar bisa belajar lebih giat. “Karena banyak anak-anak yang melawan sehingga dia emosi. Dipukul lah lengan mereka. Dipukulnya pun bukan dendam tapi pukulan mendidik. Istri saya mengakui memukul menggunakan sapu karena anak itu yang paling bandel,”jelasnya.

Terkait adanya masukan agar oknum guru tersebut dipindah tugaskan ke sekolah lain, Gusti Ketut Alus yang merupakan suaminya mengaku tidak masalah. Ia menyetujui putusan yang nantinya akan diberikan kepada istrinya sejauh putusan itu berdasarkan peraturan yang ada.(dyn/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.