Home Buleleng Round Up Nyepi Di Buleleng Tanpa Ogoh-Ogoh

Nyepi Di Buleleng Tanpa Ogoh-Ogoh

173
0
SHARE

Banjar Tegal, Pelaksanaan rangkaian Hari Raya Nyepi di Buleleng pada tahun ini dipastikan tanpa ada pengarakan ogoh-ogoh, namun sejumlah kegiatan tetap berjalan sesuai dengan melibatkan peserta secara terbatas.

Rangkaian pelaksanaan Hari Suci Nyepi tahun Caka 1942 di Buleleng dipastikan tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, sebab rangkaian nyepi pada tahun ini tanpa pengarakan ogoh-ogoh saat malam pengerupukan. Hal itu ditegaskan melalui surat edaran Bupati Buleleng yang mengacu Surat Dharma Adyaksa PHDI Pusat dan hasil pertemuan PHDI Kabupaten Buleleng bersama Majelis Desa Adat Kabupaten Buleleng dengan Pemkab Buleleng, Jumat 20 Maret 2020.

Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Buleleng, Dewa Putu Budarsa usai pertemuan itu menyebutkan, pada pertemuan telah disepakati dan ditegaskan untuk tidak melakukan pengarakan ogoh-ogoh sebagai rangkaian Hari Nyepi didalam melakukan protocol penyegahan penyebaran virus corona.”Ini jelas hasilnya bahwa yang akan melaksanakan iring-iringan hanya boleh prajuru saja yang melasti, soal ogoh-ogoh tidak diperkenankan mengarak baik itu di desa, atau dibanjar adatnya,”tegasnya.

Ketua Majelis Desa Adat Buleleng Dewa Budarsa menegaskan tidak ada kebijakan secara khusus desa adat maupun banjar adat di Kabupaten Buleleng yang menyelenggarakan sendiri pengarakan ogoh-ogoh dan semua harus mengacu pada surat edaran dalam rangkaian pelaksanaan hari raya nyepi.”Kami tidak memberikan suatu kebijakan lain keputusan rapat,”ujarnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra yang berharap dengan kondisi saat ini meniadakan pengarakan ogoh-ogoh sehingga berharap dukungan seluruh masyarakat sesuai dengan protocol penyegahan penyebaran virus corona. “Unuk menghindari kotak an orang yang berkerumun, jadi kalau ada ogoh-ogoh yang bisa disimpan mungkin bisa dipakai tahun depan,”pungkasnya.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan, pelaksanaan nyepi tetap sesuai dengan Catur Brata Penyepian dan dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, selain itu pada point kedua juga diharapkan kepada umat hindu untuk melaksanakan persembahyangan hanya dari rumah pada setiap hari suci keagamaan.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.