Home Artikel Kesehatan Mengetahui Kanker Tulang

Mengetahui Kanker Tulang

Tulang merupakan bagian tubuh yang penting bagi vertebrata khususnya manusia. Tulang atau kerangka ini bisa dikatakan sebagai penopang tubuh agar tubuh tetap tegak dan tentunya seimbang. Namun, perlu kita ketahui jika tulang tidak dijaga denga baik, tulang akan mudah terserang penyakit, khususnya penyakit kanker.

2018
0
SHARE
Kanker tulang, bahaya kanker tulang, informasi kanker tulang
Image by apotek-k24.com

Tulang merupakan bagian tubuh yang penting bagi vertebrata khususnya manusia. Tulang atau kerangka ini bisa dikatakan sebagai penopang tubuh agar tubuh tetap tegak dan tentunya seimbang. Namun, perlu kita ketahui jika tulang tidak dijaga denga baik, tulang akan mudah terserang penyakit, khususnya kanker tulang.

Tulang sangatlah berperan penting bagi tubuh manusia, fungsi utamanya adalah untuk begerak dan menjalankan aktifitas sehari-hari. Jika tulang mengalami masalah, tentunya juga akan berpengaruh terhadap aktifitas kita. Melihat pentingnya fungsi tulang bagi kita, bisa dibayangkan  jika manusia tidak memiliki tulang, pasti tubuh tidak akan bisa berdiri tegak. Sejak dalam kandungan, tulang mulai terbentuk dan berlangsung terus sampai terbentuk dengan sempurna sesuai dengan fungsinya.

Tulang menyimpan nutrien, mineral, dan lipida serta mampu menghasilkan sel darah yang memelihara tubuh tetap sehat serta berperan penting dalam perlindungan tubuh dari infeksi. Semua fungsi ini membuat tulang dalam tubuh manusia yang berjumlah kira-kira 206 menjadi organ yang sangat penting dalam kehidupan manusia sehari-hari.

Sebenarnya ada banyak gangguan tulang yang bisa menyebabkan menurunnya fungsi tulang itu sendiri. Salah satu gangguan atau penyakit tulang adalah kanker tulang. Kanker jenis ini adalah jenis kanker yang menyerang tulang. Kanker tulang bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak hingga dewasa sekalipun. Untuk itu ada baiknya jika kita mengetahui beberapa informasi penting mengenai kanker tulang ini.

Kanker tulang terbagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah kanker tulang primer dan yang kedua adalah kanker tulang sekunder. Kanker tulang primer adalah kanker yang langsung tumbuh dan berkembang di dalam tulang sedangkan kanker tulang sekunder adalah kanker yang berasal dari bagian tubuh lain dan menjalar sampai ke tulang. Kanker tulang memang bisa menyerang seluruh bagian tulang yang manusia miliki, namun sebagian besar kanker tulang adalah terjadi pada bagian tulang kaki dan lengan.

Kanker tulang memang tidak akan terlihat dengan kasap mata. Beberapa gejala awal kanker tulang akan muncul seiring dengan perkembangan sel kanker tersebut. Jika gejala-gejala ini muncul, hendaknya kita perlu waspada. Beberapa gejalanya seperti nyeri pada bagian tulang, pembengkakan daerah sekitar tulang yang diserang kanker, melemahnya tulang, tubuh terasa lelah, penurunan berat badan, demam, dan berkeringat pada malam hari.

Banyak yang mengartikan gejala nyeri pada tulang yang dialami oleh orang dewasa dikatakan sebagai radang sendi. Jika nyeri yang terjadi pada tulang terus berkelanjutan, apalagi nyeri dialami oleh anak-anak, sebaiknya segera temui dokter ahli untuk mencegah terjadinya gangguan tulang yang serius.

Sampai saat ini, penyebab pasti kanker tulang belum diketahui. Namun, kanker ini terjadi diduga karena adanya mutasi di dalam struktur DNA yang mengendalikan pertumbuhan sel sehingga sel-sel tersebut terus tumbuh dan tidak terkendali sehingga penumpukan sel ini akan membentuk tumor yang dapat menyerang bagian tulang bahkan organ lainnya yang berada di dekat tumor itu tumbuh.

Tidak hanya itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena kanker tulang. Paparan radiasi tinggi dari suatu pengobatan seperti radioterapi, pertumbuhan tulang yang terlalu cepat saat pubertas, menderita penyakit Paget, dan hernia sejak lahir dapat memicu terjadinya kanker tulang.

Berdasarkan tempat awal sel kanker tulang berkembang, ada tiga jenis kanker tulang yang umum dialami oleh manusia. Yang pertama adalah Osteosarcoma, jenis kanker tulang ini berkembang di dalam jaringan baru pada tulang yang sedang tumbuh. Biasanya, bagian tulang yang diserang adalah tulang paha dan tulang betis orang remaja. Jenis kanker tulang ini memang bisa menyerang siapa saja, namun yang paling umum banyak kasus terjadi di kalangan remaja dan orang yang baru menginjak usia dewasa. Hal ini dikarenakan, pada masa-masa ini tulang sangat gencar-gencarnya untuk tumbuh.

Selanjutnya adalah Ewing’s sarcoma, jenis kanker tulang ini berkembang di dalam jaringan saraf yang belum dewasa pada sumsum tulang. Tulang paha, tulang betis, dan tulang panggul adalah bagian tulang yang paling sering diserang oleh kanker jenis ini. Ewing’s sarcoma ini banyak menyerang manusia pada tahapan remaja.

Yang terakhir adalah Chondrosarcoma, jenis kanker tulang ini berkembang di dalam tulang rawan. Kanker jenis ini biasanya menyerang orang-orang yang berusia antara 30-60 tahun. Bagian yang paling rentan terkena kanker jenis ini adalah tulang paha, tulang panggul, tulang rusuk, tulang belikat dan tulang lengan bagian atas.

Kanker tulang ini juga akan terus mengalami perkembangan dan tahapannya sebagai berikut.

  • Stadium 1. Pada tahap ini kanker baru mengenai satu bagian tulang dan belum menyebar ke bagian lainnya.
  • Stadium 2. Hampir sama seperti stadium 1, tapi pada tahap ini kanker masih berada di satu bagian tulang dan belum menyebar. Pada tahap ini, agresivitas kanker sudah mulai terlihat.
  • Stadium 3. Pada tahap ini kanker sudah mulai menyebar ke lebih dari satu area pada tulang yang sama.
  • Stadium 4. Pada tahap ini, kanker yang menggerogoti tulang telah menyebar ke bagian-bagian lainnya di dalam tubuh, misalnya paru-paru, hati, atau otak.

Penentuan stadium kanker ini sangat penting karena dapat membantu dokter untuk memberikan jenis pengobatan yang tepat. Jika demikian, pengobatan kanker tulang ini menjadi lancar karena sudah sesuai dengan stadium kanker tulang yang diderita.

 

Diagnosis kanker tulang

Untuk mengetahui seseorang terkena kanker tulang, beberapa hal bisa dilakukan untuk mengetahui apakah benar terdapat kanker pada tulang atau tidak sesuai dengan gejala-gejala yang dialami oleh pasien. Beberapa tes untuk mengetahui pasien menderita kanker tulang atau tidak adalah sebagai berikut.

  • Biopsi

Biopsi adalah tes yang dilakukan dengan cara mengambil sedikit sampel tulang yang akan diteliti di laboratorium. Tes ini banyak dilakukan karena dianggap sebagai cara yangpaling efektif untuk mendiagnosa kanker tulang.  Tidak hanya dapat mendeteksi keberadaan kanker tulang, tes ini juga dapat menentukan tingkat keparahan kanker jika memang terbukti ada.

  • CT scan

CT scan adalah salah satu cara untuk mengetahui pakah kanker tulang sudah menyebar, misalnya ke area tubuh yang lainnya. Pemindaian ini dilakukan dengan rangkaian sinar-X dan batuna computer dan dapat menghasilkan gambar bentuk tubuh secara 3 dimensi sehingga kita mampu melihat penyebaran kanker tulang yang diidap pasien.

  • MRI scan

Pada tes ini menggunakan bantuan gelombang radio dan medan magnetik. Dengan metode scan ini, akan didapatkan gambar tulang secara lebih jelas dan rinci.

  • Pemindaian tulang

Tes ini juga adalah salah satu tes yang dapat digunakan untuk mendeteksi kanker tulang. Metode ini dilakukan dengan cara menyuntikkan beberapa bahan radioaktif ke dalam pembuluh vena. Tulang yang dalam kondisi normal akan lebih cepat melakukan penyerapan dibandingkan dengan tulang yang sedang mengalami masalah. Oleh karena itu, tulang yang mengalami masalah bisa cepat dideteksi.

  • Sinar-X

Tes ini dapat mengetahui apakah kerusakan tulang yang dialami pasien adalah disebabkan oleh kanker atau faktor lainnya. Dengan pemindaian sinar-X ini, pertumbuhan tulang yang tidak wajar akibat dari serangan kanker juga dapat terdeteksi.

  • Tes darah

Perubahan yang terjadi di dalam darah mampu menunjukkan keberadaan kanker tulang. Tidak hanya itu, tes darah juga dapat digunakan untuk memastikan bahwa pasien tidak menderita gangguan penyakit lain.

Pengobatan kanker tulang

Pengobatan kanker tulang sangat dipengaruhi oleh jenis dan tingkat keparahan kanker tulang itu sendiri. Pengobatan medis kanker tulang biasanya dilakukan dengan cara melakukan operasi. Beberapa pengobatan lainnya seperti kemoterapi dan radioterapi juga sering dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan kanker tulang.  Berikut ini adalah pengobatan kanker tulang.

  • Operasi pengangkatan tulang

Jika kanker belum menjalar keluar tulang, biasanya metode ini bisa dilakukan. Prosedur pengangkatan tulang ini dilakukan dengan cara mengangkat bagian tulang yang diserang kanker dan menggantinya dengan tulang buatan. Dengan demikian, sel kanker yang ada pada tulang tidak menyebar lagi ke organ yang berada di sekitar tulang yang terkenan kanker.

  • Amputasi

Amputasi dilakukan jika operasi pengangkatan tulang tidak berhasil membasmi kanker yang mengendap di tulang. Amputasi juga dilakukan jika memang kanker sudah menyebar ke organ tubuh yang lainnya.

  • Kemoterapi

Terapi ini adalah metode pengobatan dengan cara pemberian beberapa obat-obatan. Biasanya, untuk pengobatan kanker, obat-obatan akan dimasukkan ke dalam infus dan masuk ke dalam pembuluh darah. Kemoterapi biasanya dilakukan setelah operasi agar kanker tidak muncul kembali.

  • Radioterapi

Radioterapi adalah pengobatan kanker yang dilakukan dengan cara memancarkan radiasi untuk menghancurkan sel-sel kanker. Pada kanker tulang, radioterapi bisa dilakukan sebelum atau setelah operasi pengobatan kanker tulang.

Itulah beberapa informasi penting mengenai kanker tulang. Semoga bermanfaat.

Konsultasikan kesehatan anda di Health Care Personal Consultation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.