Home Buleleng Round Up Melayat ke Sanggalangit KONI Gandeng BPJS

Melayat ke Sanggalangit KONI Gandeng BPJS

18
0
SHARE

Sanggalangit, Jajaran pengurus KONI Buleleng Selasa (0910) melayat ke rumah almarhum Gusti Putu Hendra Wahyudi, atlet Rugby peraih emas pada Porprop Bali di Tabanan  yang meninggal karena lakalantas tanggal 3 Oktober lalu.

Demikianlah suasana saat rombongan KONI Buleleng dipimpin ketua umum Nyoman Arta Widnyana melayat ke rumah duka di desa Sanggalangit Kecamatan Gerokgak. Rombongan KONI dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan diterima orangtua almarhum Gusti Ketut Paramita beserta keluarga.

Dalam kesempatan ayah almarhum Gusti Ketut Paramita menceritakan tidak ada firasat sedikitpun akan kepergian anaknya untuk selama-lamanya. Diceritakian bahwa almarhum Hendra sejak kecil ingin menjadi orang yang terkenal. Keinginannya bermain rugby pada awalnya ditentang oleh sang ayah, namun melihat bakatnya yang besar akhirnya ortu mengijinkannya berlatih dan kenyataannya almarhum dapat mengharumkan nama Buleleng melalui olahraga Rugby. Sesuai rencana almarhum akan diupacarakan pada Rabu (10/10) di pekuburan desa Sanggalangit. “Obsesi dia memang dari kecil, ingin punya nama. Kalau biasanya pulang, suka bercanda, sama saya pukul-pukulan sudah biasa,”ungkapnya.

Ditempat yang sama ketua umum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana merasa sangat kehilangan atlet andalan Buleleng. Apalagi pascca kesuksesan pada Porprop bali, almarhum diproyeksikan ikut seleksi PraPON papua. Dalam kesempatan itu Arta menyerahkan uang duka sebesar 2,5 juta rupiah diterima ayah almarhum.

Ketum KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana menegaskan seluruh atlet KONI yang berlaga pada Porprop bali di tabanan telah diasuransikan. Masa berlaku asuransi kepada seluruh atlet selama tiga bulan dan berkahir pada bulan ini, sehingga kelengkapan claim almarhum Gusti Putu Hendra Wahyudi sudah diproses  ke BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Kartini Singaraja.

Hal ini dibenarkan Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Singaraja Hery Yudisthira. Saat ini BPJS tengah menunggu pengembalian formulir yang wajib diisi oleh pihak keluarga. Adapun dana santunan yang  akan diterima oleh almarhum sebesar 24 juta rupiah.(tut/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.