Home Buleleng Round Up Krama Desa Adat Buleleng Dihimbau Taati Jam Buang Sampah

Krama Desa Adat Buleleng Dihimbau Taati Jam Buang Sampah

57
0
SHARE

Kendran, Sebagai upaya untuk menjaga kebersihan area Setra Desa Adat Buleleng, Krama yang membuang sampah Setra Desa Adat Buleleng menaati waktu pembuangan sampah yang sudah ditentukan.

Penataan Kuburan atau Setra Desa Adat buleleng telah dilakukan sedemikian rupa, mulai dari penataan fisik, penataan taman termasuk juga penyediaan tempat pembuangan sampah bagi Krama Desa Adat Buleleng.

Namun belakangan ini kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan masih sangat minim seperti yang diungkapkan Kelian Desa Adat Buleleng Ir. Nyoman Sutrisna, MM dalam kegiatan sosialisasi penangan sampah yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, Minggu 27 Juni 2020 bertempat di Setra Adat Buleleng.”Kita sudah atur pembuangan sampah. Sudah dibagi menjadi dua waktu. Yang pertama 06.00-10.00 dan kedua jam 15.00-19.00 wita,”ungkapnya.

Dalam Kesempatan ini Nyoman Sutrisna juga menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.”Mari kita disiplin untuk mengatur pembuangan sampah pada waktu dan tempatnya,”terangnya.

Sementara itu Kepala dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., MAP. menjelaskan kegiiatan sosialisasi yang dilaksanakan merupakan bentuk sinergitas antara DLH Buleleng dengan Desa Adat Buleleng untuk memberikan Edukasi kepada masyarakat terkait dengan pengelolaan dan pembuangan sampah.”Hari ini hadir prajuru-prajuru dari desa adat Buleleng, kami meminta dukungan dan sinergitas antara pemerintah dengan desa adat termasuk juga krama,”bebernya.

Lebih lanjut Kadis Ariadi Pribadi menghimbau kepada seluruh masyarakat dan Krama Desa Adat Buleleng agar senantiasa melaksanakan pemilahan sampah pada sumbernya sebelum membuang ke tempat sampah sehingga bisa  menjadikan sampah lebih memiliiki nilai jual.”Mari kita laksanakan pemilahan sampah dari sumbernya yaitu di rumah tangga, kemudian laksanakan pengumpulan sampah sesuai jadwalnya seperti sampah organik dikumpulkan setiap hari dan sampah non-organik kita kumpulkan pada hari senin, rabu dan sabtu sehingga mudah dikelola dan mendatangkan nilai ekonomi,”imbuhnya.(eta/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.