Home Buleleng Round Up Kopabara Gagas 1000 Tumbler Labu Botol Untuk Pemangku

Kopabara Gagas 1000 Tumbler Labu Botol Untuk Pemangku

67
0
SHARE

Bengkala, Memperkenalkan tempat air minum ramah lingkungan dari buah labu cina, Koperasi Pangan Bali Utara (KOPABARA) menggagas aksi 1000 tumbler labu botol untuk pemangku.

Buah labu botol yang kerap diolah menjadi masakan, dapat pula digunakan menjadi tempat air minum. Kerajinan labu botol menjadi tempat air minum atau tumbler memang sudah ada sejak dulu. Hal ini kemudian dilirik oleh Koperasi Pangan Bali Utara yang memang menghadirkan produ-produk ramah lingkungan.

Ditemui di Rumah Intaran Desa Bengkala Kecamatan Kubutambahan Senin 01 Juni 2020, Koordinator Aksi Gede Ganesha mengungkapkan untuk memperkenalkan tumbler labu botol kepada masyarakat maka pihaknya menggagas aksi 1000 buah tumbler labu botol.”Jadi jika ada masyarakat yang mempunyai materi lebih bisa berdonasi membeli labu botol pada kami, nanti kami yang akan menyalurkan kepada para pemangku di seluruh Pura yang ada di Bali,”ungkapnya.

Lebih lanjut Ganesha mengungkapkan Buleleng memiliki potensi untuk menghasilkan buah labu botol. Namun selama ini petani belum bisa mengolah labu botol menjadi produk dengan harga yang lebih tinggi. “Sehingga muncul ide untuk memanfaatkan labu botol menjadi piranti yang bisa dimanfaatkan dengan nilai tinggi salah satunya dengan membuat tumbler mengganti produk yang menghasilkan sampah plastik. Labu botol ini ramah lingkungan sehingga jika rusak dan dibuang maka tidak akan merusak alam lagi. Ini adalah ide menjaga lingkungan serta mendukung ekonomi kerakyatan,”jelasnya.

Melihat potensi labu botol untuk dijadikan pengganti tumbler berbahan plastik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi nantinya juga akan ikut mendorong penggunaan labu botol di masyarakat. “Kta dorong, perkenalkan, dan sosialisasikan ke dinas maupun sekolah-sekolah karena sekarang kita kan sudah banyak yang menggunakan tumbler. Konsep pengurangan plastik sekali pakai memang harus nyambung, dari kita menggunakan plastik yang bisa dipakai berulang menjadi memakai tumbler dari labu botol yang ramah lingkungan,”tuturnya.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.