Home Buleleng Round Up Kominfosandi Gelar Sosialisasi SOP Pengamanan Informasi Digital

Kominfosandi Gelar Sosialisasi SOP Pengamanan Informasi Digital

27
0
SHARE

Kaliuntu, Perhatikan faktor keamanan informasi e-government, dinas komunikasi, informasi dan persandian kabupaten Buleleng gelar sosialisasi di lingkup pemkab buleleng

Pada hari selasa tanggal 6 Nopember 2018 bertempat di ruang rapat dinas pertanian kab. buleleng, diadakan acara: “Sosialiasasi perbup 79 tahun 2017 tentang SOP pengamanan informasi digital di lingkup Pemkab. Buleleng. Acara dihadiri oleh anggota tim percepatan implementasi e-government Kab. Buleleng 2017, anggota relawan TIK bali, dan undangan dari SKPD di Pemkab. Buleleng, acara dibuka oleh Kabid e-Government Ngakan Gde Dwi Dharma Yudha, SE, di dampingi Kabid Persandian Pt Gopi Suparnaca, dalam sambutannya kabid e-gov mewakili kadis kominfosandi, menyampaikan penerapan e-Government di Pemkab Buleleng yang sudah berjalan harus juga mulai memperhatikan faktor security/keamanan, karena keamanan merupakan salah satu komponen penting dalam penerapan TIK dan e-Government.

Semua investasi baik infrastruktur, aplikasi/software, SDM dll akan mubazir jika dalam implementasinya di lapangan terjadi banyak kerusakan maupun kehilangan data dan hal ini tentu saja akan sangat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap pemkab, Dengan adanya acara sosialisasi diharapkan agar semua pihak lebih memiliki pemahaman tentang pentingnya keamanan informasi dalam mendukung implementasi e-government di pemkab. Buleleng sehingga pelayanan publik di kab. buleleng semakin baik  dan meningkat.

Setelah acara sambutan , dilanjutkan dengan presentasi dari Relawan TIK Bali I Gede Putu Krisna Juliharta, ST., M.T. mengenai keamanan informasi, dalam paparannya menyampaikan sekilas profil relawan TIK yang sudah tersebar di 31 provinsi di indonesia dan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan. Menurut Relawan TIK Bali Krisna Juliharta yang terpenting dari isu masalah security adalah penanganan terhadap insiden, artinya kita bisa mengambil tindakan cepat dan tepat terhadap insiden yang terjadi menyangkut keamanan informasi, ia juga menyampaikan agar faktor security lebih terjamin, maka dari segi infrastruktur harus lebih terintegrasi sehingga celah keamanan lebih mudah dianalisa dan ditemukan, dan juga kalau bisa bandwidth internet lewat  sinyal wifi menggunakan frekuensi 5 Ghz  yang lebih sulit disadap / diretas, apalagi dibantu teknologi VPN keamanan akan lebih terjamin.

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari nara sumber  kabid persandian Putu Gopi Suparnaca yang membawakan materi tentang pengamanan siber dimana dalam pemaparannya ia menyampaikan bahwa keamanan siber dapat terselenggara bila terjadi kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak yang terkait yaitu pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, sektor swasta dan publik, pakar ahli it. Selain itu dampak negatif yang ditimbulkan oleh kejahatan siber antara lain meningkatnya kejahatan ciber dan modus penipuan baru dengan menggunakan teknologi informasi sejak tahun 2003.

Kabid Persandian Gopi Suparnaca juga menyampaikan bidang persandian akan membantu dalam pengamanan berbagai layanan egovernment di SKPD yang membutuhkan bekerjasa sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara/ BSSN yang sudah melakukan assesment terhadap beberapa aplikasi di Pemkab. Buleleng dari sudut securitynya. Terakhir Gopi Suparnaca menyampaikan agar kita menghindari berbagai tindakan yang mengarah berita hoax / berita bohong atau mudah percaya atau terpengaruh berita hoax yang bertujuan untuk provokasi atau memecah belah, namun sebaliknya jika hoax tersebut bertujuan membangun tidak menjadi masalah.

Setelah presentasi dari Kabid Persandian, dilanjutkan dengan acara inti yaitu presentasi Peraturan Bupati nomor 79 tahun 2017 tentang standar operasional dan prosedur manajemen pengamanan informasi digital di lingkungan pemerintah Kabupaten Buleleng oleh kasi tata kelola e-Government Kominfosandi Buleleng Ketut Devi Paradika, S.Kom.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.