Home Buleleng Round Up Kloning Akun Medsos, Dominasi Kasus Cyber Di Buleleng

Kloning Akun Medsos, Dominasi Kasus Cyber Di Buleleng

59
0
SHARE
Foto: Ilustrasi media sosial Sumber: www.google.com

Singaraja, Mengkloning atau mengandakan akun media sosial, utamanya milik pejabat publik dan beberapa tokoh masyarakat menjadi dominiasi kasus cyber yang dilakukan penanganan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Buleleng.

Kurun waktu setahun, Tim Cyber Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Buleleng telah mengidentifikasi dan melakukan penanganan terhadap 5 akun media sosial yang digandakan pihak tertentu untuk meraup keuntungan, bahkan kasusnya telah dilaporkan ke kepolisian, namun hingga saat ini Polres Buleleng belum mengungkap pelaku dugaan pengandaan akun medsos yang sebagian besar milik sejumlah pejabat di Buleleng.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Buleleng, Ketut Suweca mengatakan, kasus-kasus cyber yang menonjol selain informasi Hoax di Buleleng juga terjadi penggandaan akun media sosial untuk tujuan menguntungkan diri sendiri.

Kadis Kominfosandi Buleleng Suweca mengatakan, dalam proses penanganan kasus berkaitan dengan cyber tersebut secara penuh diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan secara hukum, bahkan ada sejumlah kasus yang telah berhasil diungkap berkaitan dengan kejahatan cyber di Buleleng. “Ada 5 kasus yang ditangani bidang cyber kami dan itu sudah semuanya ditangani pihak kepolisian, karena di tim cyber anggotanya kan ada dari pihak kepolisian juga sehingga kita mudah memberikan informasi,”jelasnya.

Berdasarkan informasi, sedikitnya lima kasus berkaitan dengan penggandaan akun media sosial utamanya facebook telah dilaporkan secara resmi Diskominfosandi Buleleng ke Polres Buleleng. Dari kasus itu sebagian besar mengunakan nama pejabat termasuk Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana untuk mendapatkan keuntungan secara pribadi, namun hingga saat ini penanganan kasus penggandaan akun milik sejumlah pejabat itu tidak pernah dipublikasikan kepolisian.

Disisi lain, Kadis Kominfosandi Buleleng Suweca mengatakan, pengawasan dan pemantauan cyber di Buleleng terus dilakukan, utamanya berkaitan dengan informasi Hoax yang beredar di media sosial, sehingga berharap kepada masyarakat untuk lebih bijaksana saat memposting atau membagikan status di media sosial.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.