Home Buleleng Round Up Kesbangpol Bali Gelar Sosialisasi Demokrasi Lokal

Kesbangpol Bali Gelar Sosialisasi Demokrasi Lokal

66
0
SHARE

Banjar Tegal, Untuk meningkatkan capaian indeks demokrasi Indonesia (IDI) Kesbangpol Provinsi Bali menggelar sosialisasi kegiatan penguatan demokrasi lokal.

Puluhan peserta sosialisasi yang berasal dari kalangan parpol, tokoh agama, serta kepala desa yang tingkat partisipasi pemilihnya rendah kamis (11/10) mengikuti sosialisasi di gedung unit IV Kantor Bupati Buleleng. Dalam sosialisasi tersebut dibahas teknis-teknis pemilihan serta solusi dari kendala yang dihadapi 3 desa di buleleng yang tingkat partisipasi pemilihnya rendah. Di bahas juga upaya-upaya yang akan dilakukan seiring dengan pemilu tahun 2019 yang akan dilaksanakan tanggal 17 april 2019 mendatang. Berkaca dari pemilihan gubernur Bali kemarin ada 2 Kabupaten di Bali dengan tingkat partisipasi yang rendah yaitu Buleleng dan Karangasem. Sementara di Buleleng ada 3 desa yang tingkat partisipasinya rendah yaitu desa Giri Emas Kecamatan Sawan, desa Pegayaman Kecamatan Sukasada dan desa Lokapaksa Kecamatan Seririt. Masalah umum yang dialami desa tersebut adalah kurangnya sosialisasi dari partai politik serta pemerintah yang terkait. Tingkat partisipasi tidak lepas dari dukungan pemerintah, partai politik serta tokoh-tokoh didesa tersebut untuk mensosialisasikan pentingnya memberikan hak suara pada pemilihan umum.

Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Provinsi Bali I Ketut Santika Adi mengatakan mengingat indeks demokrasi indonesia menurun maka sosialisasi penguatan perlu dilakukan. Rendahnya partisipasi disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat serta kurangnya peran partai politik dalam sosialisasi. “Saya lihat 2 kabupaten yang partisipasinya rendah yaitu disebabkan kurang kesadaran masyarakat, peran partai politik, pendidikan politik yang belum maksimal dilakukan oleh stakeholder termasuk pemerintah daerah harus ikut membantu untuk peningkatan partisipasi masyarakat yang nantinya sudah tentu akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas”,ungkapnya.

Sementara itu tim sosialisasi penguatan demokrasi lokal Dr. I Gede Wardhana, S.E. M.Si menuturkan pemahaman tentang pentingnya memberikan hak suara pada pemilihan umum harusnya disosialisasikan sejak dini. Oleh karena itu peran dari pemerintah serta guru atau orang tua untuk memberikan pengetahuan secara dini penting dilakukan.(ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.