Home Buleleng Round Up Kerusakan Traffic Light Penarukan Mendapat Respon, Tahun Ini Dilakukan Pergantian

Kerusakan Traffic Light Penarukan Mendapat Respon, Tahun Ini Dilakukan Pergantian

80
0
SHARE

Banyuasri, Kerusakan Traffic Light atau lampu merah pada persimpangan Penarukan mendapat respon dari Pemerintah Pusat setelah Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng telah melayangkan 14 kali surat ke Balai Pengelola Transportasi Darat.

Terganjal dengan kewenangan, Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng dalam menyikapi kerusakan Traffic Light atau lampu pengatur lalu lintas pada ruas-ruas jalan nasional hanya mampu melakukan koordinasi dan komunikasi, bahkan kurun waktu kerusakan fasilitas berlalu lintas yang vital itu telah 14 kali melayangkan surat kepada Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XII Provinsi Bali dan NTB di Denpasar.

Atas upaya yang dilakukan itu, menurut rencana pada tahun ini, Traffic Light pada simpang Penarukan akan dilakukan pergantian secara menyeluruh, namun demikian langksh pergantian itu akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, Rabu siang mengakui telah menerima secara resmi rencana pergantian Traffic Light pada simpang Penarukan.

Kadishub Gunawan AP mengatakan, pergantian fasilitas lampu pengatur lalu lintas tersebut dilakukan akan mengunakan fiber optik sehingga dalam pemeliharaan yang dilakukan akan mudah serta tidak terganggu dengan kondisi disekitarnya. “Semuanya akan diganti. Menurut Balai Transportasi Darat itu akan menggunakan kabel fiber optik jadi tidak lagi menggunakan kabel bawah tanah yang rentan akan getaran. Lebih ringkas, lebih cepat dan lebih mudah untuk diperbaiki dan harganya lebih mahal”,ungkapnya.

Seperti diketahui, sejak Januari 2016, Traffic Light Penarukan pada persimpangan Jalan WR Supratman, Natuna dan SAM Ratulangi secara total tidak dapat digunakan untuk mengatur arus lalu lintas, bahkan rusaknya lampu itu sejak lama menyebabkan terjadinya sejumlah kecelakaan lalu lintas.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.