Home Artikel Kesehatan Kemoterapi, Pengobatan Kanker Payudara

Kemoterapi, Pengobatan Kanker Payudara

Kemoterapi adalah salah satu cara pengobatan medis kanker payudara. Seperti namanya ‘kemo’, pengobatan ini menggunakan beberapa jenis obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang sudah menyebar ke organ tubuh. Obat kemoterapi ini bisa dimasukkan melalui infus, suntikan, pil atau cairan.

2004
0
SHARE
Kanker payudara, kemoterapi pengobatan kanker payudara
Image by masalahkesehatan.com

Kemoterapi adalah salah satu cara pengobatan medis kanker payudara. Seperti namanya ‘kemo’, pengobatan ini menggunakan beberapa jenis obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang sudah menyebar ke organ tubuh. Obat kemoterapi ini bisa dimasukkan melalui infus, suntikan, pil atau cairan.

Baca juga: Tips Menurunkan Resiko Kanker Payudara

Pada umumnya ada duan jenis kemoterapi untuk pengobatan kanker payudara. Yang pertama adalah kemoterapi yang dilaksanakan setelah operasi yang berfungsi untuk menghancurkan sel-sel kanker dan kemoterapi sebelum operasi yang berfungsi untuk mengecilkan tumor. Seperti yang dikatakan sebelumnya, kemoterapi menggunakan obat-obatan anti kanker. Namun perlu kita ketahui, obat-obatan kemoterapi memiliki efek samping, selain dapat membunuh sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh, mereka juga merusak beberapa sel normal.

Beberapa jenis obat-obatan biasanya dikombinasikan dalam kemoterapi. Hal ini tergantung pada jenis dan tingkat penyebaran sel kanker. Proses pemasukan obat-obatan tersebut biasanya diberikan melalui infus untuk pasien yang berobat jalan tanpa perlu rawat inap di rumah sakit. Dalam beberapa kasus, dokter juga memberikan beberapa obat tablet untuk dibawa pulang oleh pasiennya.

Namun, dewasa ini pasien yang menjalani kemoterapi diharuskan untuk menginap di rumah sakit. Alasannya adalah agar pemantauan perkembagan pengobatan kemoterapi pada pasien menjadi lebih mudah sehingga dokter mampu mengetahui apakah kemoterapi yang dijalani pasien berjalan dengan baik.

Kemoterapi memang pengobatan medis untuk kanker payudara, namun perlu diketahui, kemoterapi ini memiliki efek samping bagi yang menjalaninya. Beberapa efek samping dari kemoterapi adalah rambut rontok, sariawan, hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, risiko tinggi infeksi (dari rendah jumlah sel darah putih), menjadi mudah lelah (karena rendahnya jumlah sel darah merah atau alasan lain), mudah memar atau pendarahan (dari jumlah trombosit darah rendah), dan perubahan dalam siklus haid.

Sebelum kemoterapi dimulai, dokter akan menjelaskan efek dari obat-obatan yang digunakan dapat menghambat produksi hormone esterogen. Tidak hanya itu, penderita yang belum mengalami menopause akan terhenti menstruasinya selama proses kemoterapi. Perlu kita ketahui, jika bagian tubuh lainnya sudah terinfeksi penyebaran kanker payudara, kemoterapi tidak bisa menyembuhkan kanker.

Itulah beberapa informasi tentang kemoterapi untuk mengobati kanker payudara. Semoa bermanfaat.

Konsultasikan kesehatan anda di Health Care Personal Consultation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.