Home Buleleng Round Up Kasus Pembalakan Sanggalangit Mulai Bergulir

Kasus Pembalakan Sanggalangit Mulai Bergulir

72
0
SHARE

Kampung Kajanan, Penanganan kasus pembalakan hutan di Desa Sanggalangit terus bergulir, Unit II Sat Reskrim Polres Buleleng mengawali proses penyidikan dengan memanggil sejumlah saksi-saksi berkaitan dengan penebangan dan pencurian sonokeling.

Proses penyidikan kasus pembalakan hutan di Desa Sanggalangit Kecamatan Gerokgak kembali bergulir setelah penanganan kasus pencurian kayu hutan itu diambil alih Sat Reskrim Polres Buleleng dari Polsek Gerokgak, bahkan Kamis siang dua orang saksi memberikan keterangan berkaitan dengan aksi pembalakan tersebut.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi membenarkan upaya proses penyelidikan dan penyidikan berkaitan dengan kasus pembalakan di Sanggalangit mulai difokuskan di Mapolres Buleleng termasuk pada langkah awal memanggil dua orang masyarakat yang diduga mengetahui aksi pembalakan tersebut. “Kasus itu sekarang ditangan Sat Reskrim Polres Buleleng tetap bekerjasama dengan polsek Gerokgak. Hari ini ada pemeriksaan tambahan oleh Polsek Gerokgak terhadap saksi-saksi yang telah dimintai keterangan sebelumnya,”tuturnya.

Kasubag Humas Sumarjaya mengakui, dalam tahap awal proses penyelidikan dan penyidikan pembalakan di Sanggalangit, dua orang didengarkan keterangannya secara intensif dan dipastikan kasus tersebut akan terus dilakukan secara bertahap. “aada dua saksi setelah dipelajari mungkin ada penambahan keterangnan yang perlu di tajamkan. Sesuai dengan procedural masih dalam proses penyelidikan, kemudian gelar perkara lanjut penyidikan,”imbuhnya.

Dari informasi yang dikumpulkan di Mapolres Buleleng menyebutkan, dua saksi yang didengarkan keterangannya, Made Kuning bersama anaknya Kadek Minggu yang sering dipanggil Ateng, bahkan kedua orang yang masih sebagai saksi itu mengaku bertanggung jawab dengan aksi pembalakan di Sanggalangit.

Dalam proses penanganan yang dilakukan Polsek Gerokgak untuk sementara diamankan barang bukti berupa 19 gelondong batang kayu sonokeling, tiga sepeda motor yang ditemukan di TKP termasuk senso alat pemotong kayu saat masyarakat melakukan pengerebegan pada 25 Nopember 2019 malam.(tha/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.