Home Buleleng Round Up Kandang Ayam Diprotes Warga, Pemdes Kayuputih Gelar Mediasi

Kandang Ayam Diprotes Warga, Pemdes Kayuputih Gelar Mediasi

79
0
SHARE

Sukasada, Menjadi penyebab munculnya lalat, kandang ayam miilik warga di Desa Kayuputih  dikeluhkan warga, sebagai langkah penanganan Pemerintah Desa bersama dinas terkait menggelar mediasi.

Pemerintah Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada menggelar mediasi terkait adaanya aduan warga atas nama Erich Felix Leuscher WNA berkebangsaan Swiss dengan munculnya  banyak lalat bersumber dari kandang ayam milik I Wayan Rasia yang berada di Dusun Melaka, Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada Senin 23 Juni 2020 bertempat  Kantor Perbekel Desa Kayuputih.

Dalam mediasi ini Pemdes Kayuputih memohon pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng, Satpol PP Kecamatan Sukasada. Setelah mendengar keterangan dari  kedua belah pihak, acara mediasi dilanjutkan dengan mengecek kondisi kandang dilapangan yang menjadi aduan warga.

Perbekel Desa Kayuputih Gede Gelgel Ariawan mengungkapkan, adauan warga ini diterima sekitar dua bulan lalu, mengingat kondisi pandemi sehingga proses mediasi baru bisa dilaksanakaan sekarang dan  sebagai langkah tidak lanjut dari pengaduan warga pihaknya melibatkan Dinas terkait untuk ikut memberikan pendampingan serta sosialisasi kepada warga.”Kami meminta pendampingan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas peternakan untuk mediasi sekaligus untuk mencari solusi bagaimana usaha tetap berjalan namun sistem pengolahan limbah yang baru agar mengurangi pencemaran lingkungan,”ujarnya.

Kasi Kesehatan Masyarakat Petineri Distan Buleleng, Drh. Gede Mertya menjelaskan secara teknis munculnya lalat disebabkan dari kotoran ayam, untuk itu pihaknya memberikan beberapa masukan kepadad pemilik kandang untuk senantiasa menjaga kebersihan kandang serta beberapa faaktor teknis lainnya.”Kalau kandang karena masih tradisional mungkin tembok yang perlu kami tingkatkan. Karena menurut undang-undang minimal tinggi 2.5 meter. Selain itu pemberian prebiotik bagi ayam juga perlu, disamping melakukan penyemprotan untuk lalat di kandang tersebut,”terangnya.

Kasi Pengelolaan Limbah B3, Luh Putu Desy Udayani menjelaskan dari hasil  mediasi serta pengecekan dilapangan, DLH Buleleng memberikan batas waktu seelama 2 Bulan untuk mengurus kekurangan terkaait perijinan, pengelolaan limbah serta teknis lainnya.”Pihak terlapor sudah berkomitmen untuk mengelola kebersihan kandang dan perijinan yang harus diurus,”ucapnya.

Sementara itu pemilik kandang  I Wayan Rasia  mengaku berterima kasih atas mediasi yang sudah diifasiilitasi oleh pemeriintah desa, kedeepan pihaknya akan segera melengkapi kekurangan dari masukan yang sudah diberikan oleh diinas terkait, sesuai batas wwaktu yang sudah disepakati. “Ini keluhan yang pertama, kemarin-kemarin tidak pernah ada lalat seperti ini. Lalat ini juga baru berlangsung satu bulan karena kita kurang membuat bak untuk pengelolaan limbah kotoran ayam,”tutupnya.(eta/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.