Home Artikel Kesehatan Jenis Pemeriksaan Klinis Untuk Kanker Payudara

Jenis Pemeriksaan Klinis Untuk Kanker Payudara

Seperti yang kita ketahui, jika payudara wanita merupakan salah satu organ yang sangat riskan terserang penyakit mengerikan, seperti salah satunya yaitu kanker payudara. Maka dari itu, pemeriksaan dini dan rutin sangat diperlukan untuk mengetahui gejala abnormal yang terjadi pada payudara. Jenis pemeriksaan pada payudara ada dua, yaitu pemeriksaa payudara sendiri dan pemeriksaan klinis.

1486
0
SHARE
kanker, kanker payudara, pemeriksaan klinis
Image from gaya.tempo.co

Seperti yang kita ketahui, jika payudara wanita merupakan salah satu organ yang sangat riskan terserang penyakit mengerikan, seperti salah satunya yaitu kanker payudara. Maka dari itu, pemeriksaan dini dan rutin sangat diperlukan untuk mengetahui gejala abnormal yang terjadi pada payudara. Jenis pemeriksaan pada payudara ada dua, yaitu pemeriksaan payudara sendiri dan pemeriksaan klinis.

Cara Menentukan Stadium Pada kanker Payudara?

Pemeriksaan payudara sendiri merupakan jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan setiap bulan oleh tiap wanita melalui gerakan SADARI, dimana para wanita akan memeriksa payudaranya sendiri untuk mengetahui apakah ada gejala maupun tanda-tanda abnormal yang terjadi pada payudaranya. Sedangkan, untuk pemeriksaan klinis, biasanya dilakukan di sebuah rumah sakit oleh para ahli kesehatan. Umumnya pemeriksaan klinis dilakukan saat setelah seseorang melakukan pemeriksaan payudara sendiri, ditemukannya beberapa keganjilan pada payudara, sehingga untuk mengetahui itu merupakan gejala kanker payudara atau bukan, maka akan dilakukan pemeriksaan klinis.

Konsultasikan kesehatan anda>> Health Care Personal Consultation

Terdapat beberapa jenis pemeriksaan klinis, diantaranya:

Pemeriksaan Visual pada Kulit dan Jaringan

Ketika pemeriksaan klinis dilakukan, maka dokter akan melakukan pemeriksaan pada tampilan payudara anda. Jadi, dokter mungkin akan meminta anda untuk melakukan beberapa gerakan sehingga dokter bisa melihat perbedaan pada bentuk dan ukuran dari kedua payudara anda. Hal lain yang juga diperhatikan oleh dokter yaitu kulit di daerah payudara, dokter akan memperhatikan apakah timbul ruam, kerutan atau tanda-tanda abnormal lainya.

Pemeriksaan Manual Tekstur dan Benjolan

Pada pemeriksaan manual tekstur dan benjolan, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada payudara. Dimana dokter akan memeriksa benjolan yang timbul, apakah benjolan tersebut berkaitan dengan kanker atau tidak. Karena ada beberapa wanita yang memiliki jaringan payudara yang tampak seperti benjolan kecil atau disebut juga dengan fibrostik. Ketika dokter menemukan suatu benjolan aneh yang berukuran sebesar kacang kapri, maka dokter akan mencatat ukuran, bentuk dan konsistensinya. Disamping itu kelenjar getah bening di dekat payudara juga akan diperiksa.

Pemeriksaan Mammogram

Periksaan mammogram merupakan jenis pemeriksaan pada payudara dengan menggunakan sinar X, sehingga nantinya jika ada keganjilan pada payudara maka akan jelas terlihat. Pemeriksaan mammografi memiliki tingkat akurasi hingga 90%. Hasil dari pemeriksaan mammografi berupa film yang nantinya, film tersebut akan diinterpretasi oleh dokter bedah ataupun oleh ahli radiologi.

PET Scan

Jenis pemeriksaan ini merupakan jenis pemeriksaan kanker payudara yang terbaru. Dimana melalui pemeriksaan ini anatomi serta metabolism sel kanker dapat digambarkan. PET scan dilakukan dengan menyuntikkan zat kontras ke pembuluh vena, yang kemudian zat ini akan diserap oleh sel kanker. Zat kontras yang diserap oleh sel kanker akan menunjukkan derajat histologist serta potensi agresivitas tumor.

Biopsi

Biopsi merupakan pemeriksaan yang paling direkomendasikan untuk mengetahui suatu benjolan yang muncul berkaitan dengan kanker atau tidak. Melalui pemeriksaan biopsi, sampel jaringan akan diambil untuk di cek lebih lanjut di laboratorium. Terdapat tiga jenis pemeriksaan biopsi, diantaranya biopsi jarum halus, core biopsy, serta biopsi bedah.

Nah itulah jenis-jenis pemeriksaan klinis untuk mendeteksi kanker payudara. Jadi apabila ketika melakukan pemeriksaan payudara sendiri anda menemukan keganjilan, maka disarankan untuk selanjutnya melakukan salah satu dari pemeriksaan diatas untuk hasil yang lebih akurat.

Semoga artikel ini bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.