Home Buleleng Round Up Himpun Ratusan Produk Sobean, Tim Kurator Segera Selesaikan Buku

Himpun Ratusan Produk Sobean, Tim Kurator Segera Selesaikan Buku

67
0
SHARE

Banyuasri, Tim kurator the spirit of sobean segera menyelesaikan buku yang berisi produk-produk bermutu baik di Buleleng.

Ditemui usai menjadi salah seorang narasumber dalam obrolan spesial dengan Bupati Buleleng di lantai III Pasar Banyuasri Jumat 22 Januari 2021, Tim kurator The Spirit of Sobean Gede Kresna menerangkan dari ribuan produk yang di data, disaring kembali hingga menemukan kurang lebih 300 produk sobean. Ratusan produk yang terdiri dari komoditas pangan, budaya, arsitektur hingga figur itu nantinya dirangkum kedalam sebuah buku yang akan disebarkan kepada wisatawan.

Gede Kresna yang juga pendiri rumah Intaran di desa Bengkala itu menjelaskan masih ada beberapa kendala dalam menyelesaikan buku 500 halaman tersebut. Termasuk mengemas dengan baik sehingga nyaman untuk dibawa. “Ini draft tapi sudah selesai, namun itu tidak cukup, menurut Bupati buku ini kebagusan. Jadi terlalu tebal untuk disebar ke masyarakat sehingga kita akan buat buku yang lebih enak dipegang yang akan dibiayai pencetakannya oleh pemerintah dan dibagikan kepada masyarakat secara gratis,”ungkapnya.

Lanjut Gede Kresna proses pengumpulan data dimulai sejak tahun 2009, namun secara resmi pemilihan produk hingga penyusunan buku berjalan selama dua setengah bulan. Buku himpunan produk sobean tersebut tak hanya berisi deskripsi, namun juga dilengkapi gambar dan akses lokasi kemana masyarakat dapat memperoleh produk. “Ini tricky ya, kita belum secara spesifik dan lengkap menjelaskan disini. Kita harus diskusikan apa saja yang ingin di sampaikan. Karena kita juga ingin melindungi privasi yang bersangkutan. Jika sudah ada kesepakatan ditampilkan atau tidak antara creative hub dengan masyarakat baru bisa kita buka,”imbuhnya.

Masih ditempat yang sama, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan buku “Semangat Sobean dari Bali Utara” masih harus dilengkapi gambar atau foto dari produk. Karena ada tiga jenis yang akan dicetak, maka memerlukan waktu untuk menyesuaikan isi dari buku tersebut. “Ada tiga buka, satu yang isinya besar untuk sampai ke presiden dan Menteri-menteri, kedua buku yang bisa menjadi hadiah dari pemerintah daerah untuk orang-orang yang berkunjung ke Buleleng, ketiga buku-buku tipis yang berisi produk sobean yang ada di satu kecamatan,”tuturnya.(ags/dpa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.